Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Bali Miliki 151 Daerah Tujuan Wisata Yang Perlu Dikembangkan
Jumat, 25 Maret 2016,
07:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Staf Ahli Menteri Bidang Kemaritiman Kementerian Pariwisata Hari Untoro Dradjat menyatakan setiap pembangunan pariwisata di berbagai daerah yang memiliki potensi wisata diharapkan lebih gencar melakukan promosi untuk mendatangkan wisatawan.
"Provinsi Bali memiliki 16 kawasan pariwisata, 5 kawasan daya tarik wisata khusus (KDTWK), serta 151 daerah tujuan wisata," ucap Hari Untoro dalam acara Semilokanas: Kajian Sektor Pariwisata Daerah Bali di Kuta, Bali, Selasa (22/3/2016).
Ia memberi contoh konsep kepariwisataan Bali yang berbasis pada filosofi Tri Hita Karana (keharmonisan dan keserasian) serta pariwisata berkelanjutan. Konsep pariwisata Tri Hita Karana adalah pariwisata yang mengacu pada hubungan harmonis manusia dan lingkungan spiritual, sosial dan lingkungan alamnya.
"Melihat potensi yang sedemikian besar, maka diharapkan para pihak yang bertemu dalam acara seminar nasional ini dapat mendiskusikan lebih lanjut mengenai hal-hal yang dibutuhkan untuk mengembangkan pariwisata nasional," pintanya.
Menurut Hari Untoro jika daya tarik wisata Bali yang sudah tenar ke seluruh dunia menjadi keuntungan tersendiri dalam hal promosi. Berdasarkan BPS dan Asdep Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Kepariwisataan Kempar pada awal Maret 2016 menyebutkan bahwa Pulau Bali merupakan salah satu pintu masuk utama dengan jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 814,3 ribu, sebanyak 740,6 ribu adalah wisman reguler.
"Pertumbuhan wisman reguler sebesar 2,19 persen dibanding Januari 2016. Sedangkan dari 740,6 ribu wisman reguler itu yang masuk melalui Bandara Ngurah Rai tercatat sebanyak 343,7 ribu wisman atau 47 persen," jelasnya.
Meningkatnya destinasi dan investasi pariwisata, lanjutnya menjadikan sektor pariwisata sebagai faktor kunci dalam ekspor, penciptaan lapangan kerja, pengembangan usaha dan infrastruktur.
"Pariwisata terus mengalami perkembangan positif dan menjadi salah satu sektor ekonomi yang terbesar dan tercepat pertumbuhannya di dunia," tuturnya.
Sementara itu, sambungnya, kontribusi terhadap PDB Global lebih dari dua kali lipat dibanding otomotif, dan hampir 40 persen lebih besar dari industri kimia global. Sedangkan sektor jasa perjalanan wisata bernilai tiga per empat dari sektor pendidikan, sektor perbankan, sektor pertambangan dan sektor jasa komunikasi.
"Arah dan kebijkan pengembangan pemasaran pariwisata diarahkan untuk mendatangkan sebanyak mungkin wisatawan mancanegara dan mendorong peningkatan wisatawan nusantara, melalui promosi yang mencakup tiga produk utama," tandasnya.
Tiga produk utama, yakni wisata alam yang terdiri dari wisata bahari, wisata ekologi, dan wisata petualangan. Sedangkan wisata budaya meliputi wisata sejarah dan relegi, wisata kuliner dan belanja serta wisata kota dan desa. Wisata ciptaan atau buatan yang terdiri dari wisata MICE, wisata olahraga dan wisata kawasan," pungkasnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1977 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026