Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Kecanduan Game Online Empat ABG Bobol Rumah Kosong
Selasa, 26 April 2016,
19:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Diduga tidak punya uang untuk main game online, empat ABG berinisial Ags (19), Dka (17) , Jni (17), Aw (17), nekat membobol rumah kosong. Tak berselang lama, aksi keempat pelaku yang salah satunya diduga anak polisi tersebut, akhirnya berhasil diungkap polisi. Keempatnya kemudian diringkus bersama satu wanita penadah hasil kejahatan Ni Made Sutrining (46) warga yang tinggal di Banjar Anyar, Kediri, Tabanan.
Dalam jumpa pers yang digelar, Selasa (26/4) tiga pelaku yang rata-rata masih di bawah umur dan salah satunya di duga dari anak seorang polisi tidak ditunjukan kepada media. Karena ketiganya masih di periksa secara intensif oleh PPA Polres Tabanan.
Terkait keterlibatan salah satu anak polisi dalam kasus tersebut , Wakapolres Tabanan Kompol Leo Martin Pasaribu menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih dalam.
"Informasi adanya keterlibatan anak polisi dalam kasus penangkapan pencurian pemberatanan ini masih kami lakukan pengembangan dengan melakukan pemeriksaan lanjutan, " ujar Leo.
Kompol Leo Martin Pasaribu menjelaskan, terungkapnya kasus pencurian pemberatan di tiga lokasi kawasan Tabanan ini terungkap setelah pihak kepolisian mengembangkan laporan dari salah satu korban yakni, Ni Made Mastri (69) alamat Jalan KS Tubun, warga Banjar Taman Sari, Desa Delod Peken Tabanan.Korban mengaku kehilangan perhiasan emas.
Setelah dikembangkan korban lainya kemudian melapor diantaranya Mohamad Agus Aripyanto (38) di Jalan Pinguin, Banjar Pasekan Belodan, desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan dan Ni Made Hermayanti (45) Jalan Kakaktua Banjar Pasekan Belodan, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan.
"Dari hasil pengembangan laporan itu, anggota kami berhasil menangkap dua pelaku sedang bermain game online di Tabanan. Mereka ditangkap pada 23 April lalu, " beber Wakapolres Tabanan Kompol Leo Martin Pasaribu, saat menggelar jumpa pers di halaman Mapolres Tabanan.
Dari penangkapan ini kemudian berkembang ke pelaku lainnya hingga polisi menangkap Ni Made Sutrining (46) yang tinggal di Banjar Anyar, Kediri, Tabanan , si penadah barang curian tersebut.
Keempat pelaku melakukan pencurian dan pemberatan di rumah yang ditinggal pemiliknya. Mereka beraksi dengan cara meloncat pagar dan mencongkel pintu serta jendela. Begitu berhasil masuk para pelaku menggasak barang-barang milik korban.
“Barang-barang yang berhasil dicuri pelaku kemudian di jual kepada penadah dan uangnya di gunakan untuk foya-foya serta bermain game online, “ungkap Leo.
Sementara selain mengamankan para pelaku polisi juga mengamankan barang-bukti di antaranya, perhiasan, uang tunai sebesar Rp 19 juta.
“Dari total kerugian dari tiga lokasi pelaku berhasil menggasak barang-barang berharga senilai 160 juta, “pungkasnya.
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1977 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026