Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Walikota Denpasar Minta LPD Terus Ikuti Perkembangan Zaman
Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra membuka kegiatan meningkatkan eksistensi keberadaan LPD di di Graha Sewaka Dharma, Kota Denpasar, Rabu (18/5/2016).
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Denpasar- Lembaga Perkreditan Desa (LPD) meski memiliki karakteristik tradisional, namun manajerialnya terus mengikuti perkembangan zaman menghadapai persaingan di era pasar MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Sehingga ketua dan pengurus harus memiliki sertifikasi uji kompetensi.
Hal tersebut diungkpakan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka kegiatan meningkatkan eksistensi keberadaan LPD di di Graha Sewaka Dharma, Kota Denpasar, Rabu (18/5/2016).
Rai Mantra mengatakan, dalam filsafat Sewaka Dharma, para bendesa adat pemahaman budaya lebih tinggi. Terbukti mampu mewujudkan sewaka atau pelayanan kepada masyarakat.
''Kita harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Kalau saat ini dibutuhkan SDM berkompetensi, maka harus dimiliki. Tujuan LPD tidak perlu diubah, tapi manajerialnya mengikuti perkembangan zaman,'' kata Rai Mantra.
Rai Mantra meminta LPD perlu meniru koperasi di wilayah Sanur yang bersinergi dengan LPD. Kerjasama yang dijalin itu untuk menjaga likuiditas. Cukup bagus kerjasama LPD dengan koperasi dapat menguatkan konten lokal dalam pemberdayaan masyarakat.
"Kerjasama yang digalang ini hendaknya saling mengerti dan saling menguntungkan.Bukan bersaing tidak sehat, sehingga dapat membahayakan,'' ujarnya.
Rai Mantra mengaku, lima tahun terakhir pada kinerja LPD di Kota Denpasar setiap terjadi kasus karena ada permasalahan internal. Sehingga terputusnya komunikasi pengurus LPD dengan bendesa adat pakraman masing-masing. Maka itu, kegiatan sinergitas antara pengurus LPD dan bendesa adat ini perlu terus ditingkatkan.
Bukan hanya itu, komunikasi antara bendesa adat dan pengurus LPD juga terus dijaga. Keberadaan LPD bukan tergantung pada pengelola LPD, tapi semua steakholder, dan semua unsur di desa pakraman. Langkah sinergitas sangat bagus, sekaliguis melakukan langkah inventarisasi kelemahan LPD. ''Kami minta para pakar dan ahli dapat memberikan solusi agar LPD lebih maju,'' ucapnya.
LPD yang sehat, lanjut Rai Mantra, sudah mampu melakukan yadnya di masing-masing desa pakraman. Bukan saja penggerak ekonomi, namun memperkuat unsur budaya. "Kami harapkan bendesa adat pakraman terus mengkawal LPD agar lebih kokoh, dan dapat sebagai garda terdepan penguat ekonomi. Di Kota Denpasar sudah berjalan dengan bagus, tapi tetap dijaga agar tidak terjadi konflik,'' harapnya.
Dia menambahkan, harmonisasi di lingkungan LPD perlu ditingkatkan. Mengingat LPD milik desa pakraman di bawah kepemimpinan bendesa adat mesti menjalin sinergi dengan pengurus sehingga terhindar dari konflik.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan