Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pastika Gagas Kampus IPDN Regional di Bali
Selasa, 31 Mei 2016,
19:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Denpasar. Gubernur Bali Made Mangku Pastika merespon positif harapan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta terhadap alokasi para lulusan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebagai pengganti Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk mengganti para ASN yang segera memasuki masa pensiun di Tahun 2017.
Gubernur Pastika berharap sekolah yang menelorkan para ahli pemerintahan ini selanjutnya bisa didirikan di Bali sebagai IPDN Regional Bali Nusra, sehingga bisa menampung lebih banyak dan bisa mengembleng mental para generasi muda Bali yang mengenyam pendidikan di sekolah pemerintah favorit tersebut agar siap bersaing di dunia pekerjaan lingkup pemerintahan.
“Selain pengajuan usulan tamatan IPDN untuk ditempatkan di Klungkung kepada Menko Polhukam, nanti saya juga akan berkonsultasi agar di Bali bisa didirikan IPDN Regional yang membawahi Bali, Nusa Tenggara dan sekitarnya. Jika nanti disetujui ini akan bagus bagi Bali, kemungkinan remaja Bali yang diterima akan lebih banyak, langsung dididik disini juga,” cetus Gubernur yang memiliki gagasan-gagasan berilian tersebut, di Denpasar, Selasa (31/5/2016).
Lebih jauh, terkait tenaga kontrak Gubernur Pastika menyarankan pengangkatan dilakukan terhadap tenaga usia produktif dibawah 25 tahun dan diutamakan yang menguasai teknologi informasi, sehingga memiliki potensi kerja yang maksimal guna mendukung jalannya pemerintahan.
Perekrutan juga diharapkan melewati seleksi, lepas dari metode-metode negatif seperti KKN, serta setelah terpilih para peserta yang diterima dalam melaksanakan pekerjaannya harus sesuai standar kerja, apabila tidak kontrak bisa diputus sewaktu-waktu.
“Tidak ada salahnya mengangkat pegawai kontrak, kan mereka tetap sebagai pegawai pemerintah yang diangkat berdasarkan kontrak kerja. Tapi dalam perekrutannya kita harus ketat dan benar-benar dipilih, gunakan tes potensi, cari yang mengerti IT, serta usianya masih produktif, saya yakin bisa menjadi motor pendukung pekerjaan pemerintahan. Nyarinya jangan asal-asalan, jangan merekrut orang yang tidak jelas, apalagi isi bayar-bayar, banyak konektivitas dan unsur politik, tidak bagus itu. Kita harus berani seperti model perusahaan, terapkan standar kerja, kalau tidak cocok, out saja. Bila perlu perekrutannya diawasi Ombudsman,” ujar Pastika.
Dalam perekrutan tenaga kerja, Gubernur Pastika juga menerapkan 4 kriteria test yakni karakter (disiplin, kejujuran, maupun loyalitas), Intelegence (kepandaian), endurance (daya tahan dalam menghadapi tekanan pekerjaan), dan kemungkinan untuk berkembang. Karena jika 4 kriteria tersebut terpenuhi, maka akan diperoleh tenaga kerja yang sangat berpotensi unggulan.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026