Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Walikota Rai Mantra Paparkan Inovasi Lingkungan di Jakarta
Berita Pemkot
Rabu, 15 Juni 2016,
04:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Tim Adipura Pusat yang beranggotakan 6 orang dipimpin Prof. Rachmat Witoelar dan Nabiel Karim tertarik dengan inovasi penanganan kebersihan lingkungan yang telah diterapkan Pemerintah Kota Denpasar.
Menurut Prof. Rachmat Witoelar inovasi penanganan kebersihan lingkungan terutama terkait penataan kali bersih yang dijadikan tempat rekreasi dan ATM sampah merupakan hal yang sangat bagus untuk terus dikembangkan.
Ketertarikan Rachmat Witoelar ini disampaikannya usai menyaksikan pemaparan penanganan kebersihan lingkungan di Kota Denpasar oleh Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Selasa (14/6) di Hotel Sultan, Jakarta.
Lebih lanjut Prof. Rachmat Witoelar menyampaikan penataan lingkungan termasuk memadukan teknologi dalam penanganan sampah telah mampu dilakukan Pemkot Denpasar. Ia berharap keberlangsungan kaderisasi dalam menjaga kebersihan lingkungan terus dilakukan sehingga Denpasar tetap bersih
Dalam pemaparannya Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra yang didampingi Kepala Badan LH AA Bagus Sudharsana, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Ketut Wisada dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ketut Winarta menyampaikan berbagai langkah inovasi dalam penanganan permasalahan kebersihan lingkungan tersebut dipadukan dengan penguatan aturan-aturan seperti perda kebersihan No. 3 tahun 2000 tentang kebersihan dan ketertiban umum.
Melalui penegakan peraturan yang ada diharapkan masyarakat Kota Denpasar semakin peduli terhadap lingkungan terutama dalam mewujudkan Denpasar bersih, Rai Mantra menyampaikan berbagai tindakan tegas telah dilakukan Pemerintah Kota Denpasar seperti tindakan pidana ringan (tipiring) bagi pembuang sampah sembarangan termasuk yang membuat pecemaran pada lingkungan. Ratusan pelanggar lingkungan telah ditindak.
Tindakan tegas ini membuat semakin meningkatnya kesadaran masyarakat Kota Denpasar tentang kebersihan lingkungan, Hal ini tampak terlihat dari tipiring tiap tahunnya terus mengalami penurunan.
Tidak hanya tegas dalam menegakkan Perda, Rai Mantra juga menyampaikan berbagai terobosan inovasi dilakukan semua jajaranya untuk mengajak masyarakat tergugah dalam menangani permasalahan lingkungan. Mulai dari meningkatkan sosialisasi untuk memberdayakan masyarakat dalam mewujudkan Denpasar bersih. Pemberdayaan masyarakat tersebut diharapkan dapat menangani permasalahan sampah mulai dari hulu sampai ke hilir sehingga sampah yang di buang tempat pembuangan akhir (TPA) semakin sedikit.
“Kami terus melakukan terobosan inovasi untuk mengajak masyarakat mengolah sampah mulai dari rumah tangga dengan pemberdayaan masyarakat,” ujar Rai Mantra.
Hal ini nampak dari banykanya terbentuk swakelola sampah sampai bank-bank sampah di masing-masing desa/kelurahan. Ini menandakan partisipasi masyarakat semakin meningkat dengan harapan semakin banyak bermunculan swaklola-swaklola yang baru. Bahkan tidak hanya ini masyarakat telah banyak menerapkan sistem sibiomasi yaitu pengelolaan sampah skala rumah tangga. Dimana dengan sistem ini tidak perlu lagi sampah-sampah yang ada di rumah tangga terbuang ke TPA. Mengingat dengan sistem ini sampah rumah tangga telah diolah menjadi pupuk organik dan sampah plastik terjual ke bank-bank sampah.
Rai Mantra juga menyampaikan dalam penanganan masalah lingkungan pihaknya memadukan teknologi. Bahkan penangan sampah dengan ATM sampah merupakan inovasi untuk mengajak masyarakat peduli sampah. Disamping itu penanganan sampah dengan melibatkan pihak swasta melalui teknologi seperti pegepresan sampah plastik, pengolahan minyak jelantah, DSDP dan sanimas diharapkan mempercepat penanganan permasalahan lingkungan di Kota Denpasar.
Pemerintah Kota Denpasar sendiri melalui teknologi telah membuat pengaduan rakyat onlinge (Pro) Denpasar. Melalui Pro Denpasar dijadikan sebagai ajang pengawasan dengan melibatkan masyarakat secara langsung dan mendapat respon cepat dari semua SKPD terkait. ‘Keberadaan teknologi sangat membantu dalam mengatasi berbagai permasalahan lingkungan,” ujar Rai Mantra.[bbn/humas dps/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026