Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Eka Wiryastuti Resmikan Candi Leluhur Majapahit di Mojokerto
Senin, 20 Juni 2016,
18:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Mojokerto. Masa Kejayaan kerajaan Majapahit rupanya dapat menjadi inspirasi kepemimpinan masa kini, melalui Sumpah Palapa yang ditorehkan Gajah Mada berhasil menyatukan Nusantara yang kala itu belum menjadi Indonesia.
Pengaruh sumpah Palapa tersebutlah yang menjadikan Indonesia bersatu padu. Mengingat kejayaan pada masa tersebut, Ni Putu Eka Wiryastuti yang juga merupakan Bupati Tabanan Bali, meresmikan Candi Leluhur Majapahit yang dibangun di Desa Sumber Tanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, Minggu (19/06).
“Dengan diresmikannya Candi Leluhur Majapahit ini, semoga bisa menjadi inspirasi para pemimpin dan masyarakat, serta membangun rasa kepedulian terhadap sejarah dan belajar dari pengalaman pemimpin-pemimpin yang lalu untuk mengembalikan kejayaan Nusantara Indonesia,” ujar Eka.
“Misalnya belajar dari Tokoh Gajah Mada yang kala itu merupakan seorang panglima perang dan tokoh yang sangat berpengaruh pada zaman kerajaan Majapahit, melalui sumpah palapa berhasil menyatukan Nusantara, inilah yang dapat menjadi Inspirasi para pemimpin saat ini,” cerita Eka.
“Awal mula munculnya kerajaan Majapahit itu di Mojokerto, dan kebetulan saya keturunan kerajaan Majapahit. Untuk itu, secara ikatan batin saya wajib memberikan bukti pengabdian kepada leluhur Majapahit sebagai wujud rasa cinta kasih dan penghormatan saya kepada leluhur. Karena tanpa mereka kita tidak ada dan tanpa mereka bangsa ini pun tidak ada,” Tambah Eka mengungkapkan alasan kepeduliannya.
Candi leluhur Majapahit, terletak di dalam Pura Sasana Bina Yoga yang mulai dibangun sejak Tanggal 7 Januari 2016. Pada acara peresmian Candi leluhur Majapahit tersebut dilangsungkan Upacara Pemelaspasan yang bertujuan untuk mendatangkan dan menghidupkan kembali roh-roh kerajaan majapahit terhadap candi yang dibangun yang kemudian bisa dijadikan rumah Ibadah bagi umat Hindu yang berada di Desa Mojosari tersebut adalah murni sebagai bentuk kepedulian Ni Putu Eka Wiryastuti dalam melestarikan sejarah dan sebagai bukti kecintaannya terhadap kerajaan Majapahit.
“Dengan adanya candi ini, besar harapan kami kepada pemimpin dan calon pemimpin masa depan Indonesia mendapatkan tuntunan untuk menjadikan bangsa ini lebih baik dan bisa mengembalikan kejayaan Nusantara dengan mengedepankan spiritual sebagai pondasi kuat untuk membangun,” Harapnya.
Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, yang turut hadir dalam peresmian tersebut turut mengungkapkan pentingnya membangun sejarah, terlebih Antusiasme Masyarakat yang hadir pada saat peresmian Candi Leluhur Majapahit sangat tinggi memadati acara tersebut, mulai warga sekitar, tokoh masyarakat, tokoh Partai, tokoh umat hindu se Jawa Timur, tokoh umat hindu dari berbagai Daerah dan juga beberapa pejabat Daerah dari Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Mojokerto.
“ Hubungan Mojokerto dengan Tabanan penuh dengan Sejarah, maka dengan adanya Candi ini dapat lebih mengikatkan persaudaraan kami, “ Ujar Mustofa.
“Selain sebagai tempat peribadatan umat Hindu, tentunya hal ini dapat meningkatkan nilai wisata pada daerah kami” Lanjutnya.
Selain peresmian, acara tersebut juga diawali dengan pengobatan gratis dari yayasan Ekalawya Educare Foundation yang merupakan yayasan dibawah binaan Bupati Eka bekerjasama dengan yayasan Siwa Murti Bali yang merupakan perguruan pengobatan niskala non medis. Pengobatan yang menggunakan metode kebatinan tersebut ternyata mampu menarik perhatian masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.
Sementara itu, ketua pelaksana Katiran Yudianto yang juga merupakan guru umat hindu di Mojosari mengungkapkan kegembiraannya atas bantuan secara sukarela dari Ni Putu Eka Wiryastuti sehingga dengan waktu cepat candi leluhur Majapahit dapat terbangun.
"Ini sebuah keajaiban, hanya dalam waktu kurang dari 6 bulan, candi ini dapat terbangun. Mudah mudahan uluran tangan dari bu Eka Wiryastuti bisa diteruskan oleh tokoh dan pemimpin yang berada di Mojokerto, " Ungkap Katiran.
Katiran juga berharap dengan dibangunnya petilasan candi leluhur Majapahit ini bisa kembali membangkitkan kejayaan Nusantara dan menjadikan masyarakat Mojokerto damai.[bbn/humastabanan/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026