Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Inggris Pilih Brexit, Harga Emas Melejit
Sabtu, 25 Juni 2016,
12:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Chicago. Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir melonjak pada Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah Inggris memilih untuk keluar dari blok 28 negara Uni Eropa.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus naik tajam 59,30 dolar AS, atau 4,69 persen, menjadi menetap di 1.322,40 dolar AS per ounce.Emas melonjak ke tertinggi sejak 11 Juli 2014, ketika emas ditutup pada 1.337,40 dolar AS per ounce. Demikian data-data yang dikumpulkan pada akhir perdagangan Jumat (24/6/2016).
Para investor AS menampilkan ketakutan, memicu penyerbuan terhadap logam mulia yang dianggap sebagai aset "safe haven" setelah Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa.Referendum yang telah dijuluki "Brexit" oleh investor dan sebagian besar dipandang sebagai langkah yang sangat tidak stabil.
Analis mencatat bahwa potensi untuk Brexit telah menyebabkan volatilitas di pasar, mendorong investor beralih ke emas untuk mencari perlindungan dari pilihan Brexit.Kejatuhan meluas dalam ekuitas juga memberikan dukungan besar terhadap logam mulia ketika Dow Jones Industrial Average AS turun tajam pada Jumat.
Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman, sementara sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan keuntungan maka logam mulia biasanya turun.Di sisi ekonomi AS, pesanan baru untuk barang tahan lama manufaktur untuk Mei menurun 5,3 miliar dolar AS, atau 2,2 persen, menjadi 230,7 miliar dolar AS, Departemen Perdagangan mengatakan Jumat.
Sementara itu, indeks sentimen konsumen Thomson Reuters/University of Michigan pada Jumat menunjukkan bahwa angka akhir sentimen konsumen untuk Juni turun menjadi 93,5 dari 94,7 pada Mei.
Pada Kamis, emas berjangka jatuh untuk hari kelima perdagangan berturut-turut, karena investor berspekulasi Inggris akan tetap di Uni Eropa setelah referendum Brexit Inggris.Para analis yakin bahwa pasar akan didominasi oleh pilihan Brexit dalam beberapa hari mendatang, dan ketakutan akan meningkatkan dukungan tambahan untuk logam mulia.
Analis mencatat bahwa krisis keuangan AS terakhir pada 2008 telah menyebar selama beberapa hari, dan jika kondisi memburuk, logam mulia akan sangat mungkin meningkat nilainya karena sifat "safe haven".Perak untuk pengiriman Juli naik 43,60 sen, atau 2,51 persen, menjadi ditutup pada 17,789 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli menambahkan 20,80 dolar AS, atau 2,15 persen, menjadi ditutup pada 987,10 dolar AS per ounce. [bbn/inilah/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2785 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2027 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1967 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1800 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026