Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Polisi Diduga Tutupi Motif Kematian Korban Aipda I Wayan Sudarsa
Senin, 22 Agustus 2016,
05:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pihak keluarga melaksanakan prosesi Mapendem Ring Geni terhadap jenazah Aipda I Wayan Sudarsa di Setra Agung Jimbaran, Badung, pada Minggu (21/8). Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo dan sejumlah pejabat hadir dalam prosesi keagamaan yang berlangsung sekitar pukul 12.48 Wita.
Setelah jenazah tiba di Setra Agung Jimbaran, regu tembak dari Brimobda Polda Bali melepaskan tembakan sebagai tanda pelepasan jenazah. Dalam prosesi tersebut, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo menyatakan turut berduka sedalam-dalamnya atas meninggalnya Aipda I Wayan Sudarsa, anggota Unit Lantas Polsek Kuta.
Menurut Kombes Hadi, kasus kematian anggotanya itu telah menetapkan David James Taylor warga Inggris dan pacarnya, Sarah Connor sebagai tersangka. Keduanya dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 338 dan atau pasal 170 ayat 2 dan pasal 351 ayat 3 ancaman hukuman 15 tahun.
“Keduanya dijerat pasal berlapis terkait kematian korban,” ungkapnya.
Untuk motifnya Kombes Hadi belum menjelaskan secara rinci dengan alasan masih didalami. Namun dia mengatakan, saat diinterograsi Kapolda keduanya mengaku mabuk sehingga tak sadarkan diri. Ditanya apakah motif awal karena korban mengintip dua tersangka pacaran? Kapolresta cepat-cepat menepisnya.
“Jangan terlalu jauh menyimpulkan. Apa yang mereka katakan itu merupakan upaya pembelaan diri,” tegasnya.
Diungkapkannya, Aipda Sudarsa tidak mengintip kedua tersangka berpacaran di pantai. Saat berada di TKP, anggotanya itu sedang menjalankan tugasnya mengatur lalu-lintas di pos Polisi depan Hotel Pullman. Soal ditemukannya sebuah teleskop di TKP, Kombes Hadi membenarkannya. Alat teropong jarak jauh itu bukan milik dinas kepolisian tapi milik korban.
“Ya benar, teleskop itu milik korban,” terangnya.
Jebolan Akpol Akpol 1993 ini mengurai soal bukti darah di TKP dan di Homestay Kubu Kauh Legian tempat menginap kedua tersangka. Diterangkannya, hasil cek Laboratorium forensic, dua darah itu identik dengan darah tersangka. Dimana saat kejadian, tersangka Sarah sempat melukai korban dengan kuku tangannya, pada saat korban mengigit pahanya.
“Kedua tersangka masih mengelak membunuh. Tapi dari hasil penyelidikan, korban dan mereka ini sama sama mengalami luka. Sempat terjadi bentrok fisik. Jadi motifnya karena kedua tersangka ini mabuk,” bebernya sembari menjelaskan bahwa tersangka David Jambes Taylor kini didampingi kuasa Hukum Haposan Sihombing. Sementara Sarah Connor menunjuk kuasa hukumnya Erwin Siregar dan Robert.
Sementara itu, dihubungi wartawan, Haposan Sihombing menjadi kuasa hukum David James Taylor mengatakan bahwa dari keterangan David, bahwa Aipda Wayan Sudarsa berbuat tidak baik terhadap Sarah.
"Dalam pengakuan David, polisi itu (Aipda Wayan Sudarsa) tidak baik. Sarah berkata kepada David bahwa Polisi itu menindihnya," jelasnya.
Kejadian penindihan itu terjadi pada saat mereka pacaran di bibir pantai TKP. Sekitar 10 menit, keduanya kembali ke TKP dan melihat tas Sarah hilang. Keduanya berpencar mencari namun tas tidak ditemukan. Akibatnya Sarah menangis.
"David kembali ke Pantai, dan menemukan teleskop, handphone dan kain. Disana David melihat ada 3 orang bersama Sarah, terang pengacara asal Sumatera Utara ini.[bbn/spy/psk]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2724 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2020 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1956 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026