Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Duo Bule Tersangka Pembunuh Polisi Akan Dilimpahkan ke Kejaksaan
Sabtu, 27 Agustus 2016,
15:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penyidik Polresta Denpasar akan segera menyerahkan berkas pemeriksaan terhadap kedua tersangka Sara Connor warga Australia dan David Taylor warga Inggris ke Kejaksaan Negeri Denpasar, terkait kasus pembunuhan terhadap Aipda I Wayan Sudarsa, anggota Polsek Kuta.
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Poernomo menyatakan penyidik dalam waktu dekat ini akan segera berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Denpasar untuk segera menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan anggota polisi Kuta berumur 53 tahun di Pantai Legian Kuta.
Menurut Hadi, rekonstruksi kemungkinan paling cepat dilakukan pada hari Senin atau Selasa 29 dan 30 Agustus mendatang. Jika semuanya lancar, maka dalam waktu kurang dari 20 hari, penyidik sudah bisa merampungkan BAP dan diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).
"Jika semua lancar, kedua tersangka segera menjalani proses persidangan," ucapnya di Mapolresta, Sabtu (27/8/2016).
Sampai saat ini, kata Hadi, penyidik sudah mendapatkan 6 saksi lagi yang terbaru untuk melengkapi berkas pemeriksaan yang sudah ada. Ke-6 saksi tersebut diperoleh dari 2 orang yang ada di homestay yang ada di Jimbaran.
"2 saksi lagi yang melihat saat pembakaran barang bukti dan 2 saksi lagi saat penemuan dompet beserta surat-surat lainnya milik korban," katanya.
Meski ada penambahan enam saksi, sambung Hadi, jumlah tersangka tetap sama yakni Sara Connor dan David Taylor.
"Penambahan 6 saksi hanya mau melengkapi berkas pemeriksaan saja. Sementara tersangkanya tetap sama dan hanya dua orang tersebut," jelasnya.
Hadi mengakui jika kedua tersangka tersebut memang sudah mengakui perbuatannya menghilangkan nyawa orang lain hingga meninggal dunia.
"Kalau mengaku secara langsung membunuh memang tidak ada, tetapi berawal dari kehilangan isi tas milik Sara, kemudian David menuduh korban mencuri," ungkapnya.
"Bukan hanya menuduh, tetapi David juga menggeledah seluruh isi badan korban. Yang namanya polisi, digeledah seperti itu, bagaimana lagi. Kita kalau mau menggeledah badan orang mesti ada surat penggeledahan. Disinilah terjadi perkelahian yang menyebabkan korban meninggal dunia," pungkas Hadi.[bbn/idc/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2606 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2262 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026