Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ketua Sabha Walaka Berharap Mahasabha PHDI Sesuai AD/ART
Selasa, 6 September 2016,
05:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama, Prof. Dr. K Widnya mengharapkan, Mahasabha XI PHDI di Surabaya pada Oktober 2016 mendatang berlangsung lancar, menghasilkan Keputusan-keputusan yang bisa mengayomi umat Hindu dan sesuai dengan AD/ART PHDI. Dirjen menyatakan hal itu ketika menerima Dharma Adhyaksa PHDI, Ida Pedanda Gde Ketut Sebali Tianyar Harimbawa, Ketua Sabha Walaka PHDI Putu Wirata Dwikora dan Anggota Sabha Walaka PHDI Wayan Sudirta.
Dirjen juga berkomitmen membantu kegiatan Sabha Pandita yang menyiapkan Seminar Nasional Pra-Mahasabha PHDI, guna menyerap aspirasi umat Hindu, untuk nantinya dirumuskan sebagai draf penyusunan program, rekomendasi, serta bila diperlukan ada revisi pasal tertentu AD/ART PHDI, termasuk rancangan tata tertib persidangan Mahasabha.
Dharma Adyaksa menyatakan, seminar dimaksudkan untuk menyerap aspirasi dan menyempurnakan apa yang telah direkomendasikan Pimpinan Sabha Pandita pada 7 Agustus 2016. Rapat Pimpinan Sabha Pandita tersebut antara lain telah merekomendasikan, pentingnya mengembalikan Parisada sebagai Majelis Pandita sehingga kewenangan Sabha Pandita sebagai organ tertinggi Parisada perlu diatur lebih baik dan disempurnakan dalam AD/ART PHDI mendatang.
Begitu juga peran Sabha Walaka sebagai organ yang berfungsi menyiapkan bahan Keputusan Sabha Pandita, perlu dipertahankan dan diperkuat, agar jangan sampai Sabha Pandita keliru membuat Keputusan ataupun Bhisama.
Dirjen menyatakan menerima berbagai informasi tentang penyelenggaraan Mahasabha XI PHDI di Surabaya. Namun, apapun bentuk informasi tersebut, yang terpenting adalah agar Mahasabha menghasilkan Keputusan yang bisa mengayomi umat Hindu, prosesnya sesuai dengan ketentuan AD/ART, bisa berlangsung produktif dan damai.
Dalam kesempatan tersebut, Dirjen menyatakan siap membantu PHDI untuk menyelenggarakan Seminar Pra-Mahasabha, setelah mendengar paparan Dharma Adhyaksa, Ketua Sabha Walaka serta Anggota Sabha Walaka Wayan Sudirta. Wayan Sudirta merupakan salah seorang dari tokoh umat Hindu yang berperan penting dalam revisi AD/ART PHDI dalam peralihan dari Orde Baru ke jaman Reformasi.[bbn/rls/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026