Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Siswa SD di Tabanan Masih Banyak Yang Belum Lancar Calistung
Rabu, 14 Desember 2016,
16:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Dewan Pendidikan Tabanan menemukan masih bayak siswa SD kelas IV, V, dan VI yang belum lancar membaca, menulis dan berhitung (calistung). Untuk menekan angka belum lancarnya siswa SD calistung, Dewan Pendidikan Tabanan mengadakan work shop untuk guru-guru SD kelas I.
Hal itu terungkap dalam rapat Dewan Pendidikan Tabanan yang digelar, Selasa (13/12) di kator Dewan Pendidikan Tabanan Jalan Wibisana.
BACA JUGA:
Ketua Dewan Pendidikan Tabanan I Wayan Madra Suartana mengatakan berdasarkan pantauan turun ke sejumlah Sekolah Dasar ditemukan masih adanya siswa kelas IV, V, dan VI yang belum lancar membaca, menulis, dan berhitung.
“Kami juga menemukan adanya kesulitan dari pihak sekolah dalam mengelola keuangan baik itu dana BOS, Bantuan Operasional Pendidikan maupun Dana Alokasi Khusus. Pihak sekolah kesulitan dalam membuat laporan SPJ,” jelas Madra.
Bahkan kepala sekolah terbelah konsentrasinya dan menjadi tidak fokus karena dibayang-bayangi masalah SPJ mengenai pengelolaan keuangan di sekolahnya.
Atas dua hal tersebutlah Dewan Pendidikan Tabanan bersama Klinik Pendidikan menggelar works shop guna memberikan pelatihan, pemahaman kepada guru dan petugas bendahara di sekolah dasar.
“Work shop calistung dan pengelolaan dana pendidikan ini kami awali dari kecamatan Selemadeg, Selemadeg Timur, Selemadeg Barat dan Pupuan," jelasnya.
Work shop yang akan digelar tanggal 16 Desember 2016 bertempat di SMPN 1 Selemadeg itu akan menghadirikan nara sumber dari tim pakar Klinik Pendidikan Tabanan, inspektorat pemkab Tabanan, bidang keuangan dinas pendidikan pemuda dan olah raga Kabupaten Tabanan.
“Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari,” jelasnya.
BACA JUGA:
Ia berharap dari 87 sekolah dasar yang ada di empat kecamatan tersebut mengirimkan dua utusannya yakni guru kelas I dan bendahara sekolah.
Setelah mengikuti work shop, pihaknya akan terus mendampingi para peserta bahkan akan melakukan monitoring ke sekolah-sekolah yang telah mengikuti work shop tersebut.
“Program ini akan berlanjut di tahun 2017 yang menyasar kecamantan lainya. Sehingga seluruh kecamatan akan mendapatkan work shop yang sama,” tandas Madra.
Ia juga mengatakan program work shop ini mendapatkan dukungan dari Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi.
“Pak Ketua DPRD Tabanan yang akan membuka work shop pendidikan ini,” pungkasnya. [nod/wrt]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026