Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Spotify Buka Lowongan Pekerjaan Khusus untuk Obama
Kamis, 12 Januari 2017,
13:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Masa jabatan Barack Obama sebagai Presiden AS akan berakhir dalam hitungan hari, Spotify pun bergegas menawarkan jabatan untuknya.Beberapa waktu lalu, Obama sempat bergurau bahwa Ia berharap bisa mendapat pekerjaan di Spotify, layanan streaming musik, jika sudah meninggalkan Gedung Putih. Spotify pun menanggapinya dengan membuka lowongan kerja untuk posisi "President of Playlists".
Meskipun tidak menyebut nama Obama, tetapi kelihatannya hanya ia yang mampu menjabat posisi itu. Iklan yang dipublikasikan Spotify untuk posisi itu menyebutkan bahwa pelamar harus memiliki "sedikitnya pengalaman delapan tahun" memimpin "bangsa yang dianggap besar". Disebutkan juga, pelamar sebaiknya "bersahabat, hangat, dan peraih Hadiah Nobel".
Tak lama setelah iklan itu tayang, pendiri sekaligus CEO Spotify Daniel Elk terang-terangan menyatakan hal tersebut pada Obama melalui cuitan di Twitter."Hei @BarackObama, saya dengar Anda tertarik untuk bekerja di Spotify. Apakah sudah melihat ini?" tulis Elk melalui akun Twitter pribadinya, @eldsjal, sambil memberikan tautan untuk lowongan yang dimaksud.
Dalam bagian deksripsi pekerjaan, disebutkan bahwa "President of Playlists" harus bisa menyusun ide-ide untuk susunan lagu baru, antara lain "susunan lagu yang bisa menjadi pemanasan untuk menyampaikan pidato bagi bangsa tentang undang-undang layanan kesehatan yang didasarkan pada nama Anda" -yang merujuk pada Obamacare.Iklan juga menyindir presiden AS terpilih Donald Trump dengan mengatakan "President of Playlists" harus hadir dalam "pengarahan harian" dan "menganalisis data serta penampilan susunan musik... dengan menggunakan semua intelijen".
Obama memang sukses menarik perhatian dunia setelah merilis "playlist Kepresidenan" di Spotify sejak 2015, dan banyak yang mengakui kalau selera musik Obama memang berkelas.Pekan lalu, Obama bahkan sempat bergurau dengan mengatakan pada duta besar Swedia --negara dimana Spotyfy berasal-- yaitu Mark Bezezinski bahwa dirinya tengah menunggu tawaran pekerjaan di Spotify, karena dirinya tahu pasti kalau banyak yang menyukai playlist pilihannya.
Belum ada pernyataan resmi apakah presiden AS ke-44 itu akan bergabung di Spotify setelah jabatannya berakhir pada 20 Januari mendatang.
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026