Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Spesies Baru Ngengat Kecil Dinamai Donald Trump
Sabtu, 21 Januari 2017,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Satu spesies baru ngengat kecil dengan sisik berwarna putih kekuningan pada sebagian kepalanya dinamai Donald Trump. Hal tersebut dimaksudkan untuk menghormati gaya rambut presiden terpilih AS yang akan segera dilantik itu.
Spesies baru yang memiliki mana lengkap Neopalpa donald trump itu tinggal di satu habitat yang membentang antara bagian selatan California dan Baja California di Meksiko dan dinamai oleh ahli evolusi biologi Vazrick Nazari dalam artikel yang terbit di jurnal ilmiah ZooKeys.
Ngengat itu bisa dibedakan dari sisik putih kekuningan pada kepala individu dewasanya menurut artikel di jurnal tersebut."Julukan spesifik dipilih karena kemiripan sisik pada kepala ngengat dengan gaya rambut Trump," tulis Nazari.Diungkapkan pula alasan lain pemilihan nama tersebut.
"Alasan pilihan nama ini adalah untuk mendapat perhatian publik lebih pada kebutuhan untuk terus melindungi habitat rentan di AS yang masih memiliki banyak spesies yang belum diidentifikasi," imbuhnya.
Trump bukan presiden AS pertama yang namanya digunakan untuk menamai hewan. Sebelumnya, ikan koral asli barat laut Hawaii dinamai Barack Obama guna menghargai upaya presiden AS itu dalam melindungi habitat ikan, demikian menurut laporan Reuters.
Berita Premium
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026