Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Game Developer Bali Kembali Ikuti Global Game Jam
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bali kembali mengikuti ajang Internasional Global Game Jam, yaitu event membuat game rame-rame selama 48 jam non stop serentak di seluruh dunia bersama 10 kota lainnya seperti Jakarta, Bogor, Depok, Bandung, Semarang, Salatiga, Kediri, Malang, Surabaya, dan Makassar.
Seperti tiga ajang sebelumnya, STMIK Primakara, yang dikenal sebagai Technopreneurship Campus kembali menjadi venue Global Game Jam (GGJ) 2017 yang digelar sejak Jumat (20/1) hingga Minggu (22/1).Ferry Marcelino, Ketua Panitia GGJ 2017 regional Bali menyampaikan peserta yang terdaftar mencapai 38 orang dan terbagi menjadi 9 kelompok, yang masing terdiri dari 3 hingga 5 orang.
Kelompok yang terbentuk adalah ether, anak jalanan, ja&cok, awkeren, Front Pembela Indie, party troll , snsv, turunan papa ganteng dan too cool."Tiap kelompok telah dibagi dengan komposisi masing-masing ada programmer, artist dan game designer serta mereka diberi kebebasan mengembangkan game di platform apapun, platformer, endless run, rpg, dan lain lainnya," jelas Ferry, mahasiswa Informatika STMIK Primakara yang juga founder Startup Yeps.
Sementara itu, Ketua STMIK Primakara I Putu Agus Swastika, M.Kom dalam sambutan pembukaan, Jumat (29/1) menyambut baik kegiatan GGJ yang keempat ini, apalagi kegiatan ini membutuhkan kreatifitas yang cukup tinggi sesuai dengan salah satu pilar dari STMIK Primakara, yaitu Creative.Pada event GGJ ini tidak ada hadiah yang diberikan. Selain bersifat terbuka, acara ini bertujuan untuk saling berkolaborasi antar developer, saling melakukan ekperimen dan berinovasi dalam membuat game.
"GGJ ini mendorong pesertanya untuk inovatif, bereksperimen dan berkolaborasi, hal yang sangat sesuai dengan kebutuhan sumber daya manusia di industri kreatif saat ini,"ujar Agus Swastika.Melalui acara ini, para developer game bisa berkumpul dan berbagi pengalaman dengan developer lain dalam membuat game.
Saat berita ini dionlinekan, para peserta GGJ Bali masih melakukan jamming session hingga hari minggu nanti, untuk menghasilkan game yang sesuai dengan tema tahun ini yaitu "wave" .
Reporter: bbn/gus
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5908 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan