Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Kodam IX Udayana Apel Gelar Pasukan Gaktib dan Yustisi 2017
Kamis, 26 Januari 2017,
18:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kodam IX/Udayana menggelar Apel Gelar Pasukan Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi pada Kamis (26/1) di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar.
Pada kesempatan tersebut Irdam IX/Udayana, Kolonel CZI Lalu Rudi Irham Srigede bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Pangdam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko,M.D.A, membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, menyampaikan, dampak negatif dari globalisasi secara langsung maupun tidak langsung dapat menggerus kepribadian dan jati diri prajurit, yang dapat berdampak pada menurunnya kondisi nilai-nilai loyalitas, moralitas dan integritas para prajurit serta dapat menjadi parasit bagi upaya membangun TNI yang profesional, solid, militan dan dicintai rakyat. Karena upaya membangun TNI pada hakikatnya harus berorientasi kepada nilai sikap dan kode etik, sebagaimana yang terdapat di dalam Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.
Dalam kaitan tersebut upaya penegakan disiplin dan kode etik keprajuritan menempati posisi penting dan sangat dibutuhkan guna mampu secara maksimal memberikan dampak positif bagi konsistensi sikap dan perilaku prajurit TNI.
Untuk itu diperintahkan kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi gaktib dan yustisi, harus memiliki kesamaan persepsi dalam proses penegakan dan penyelesaian pelanggaran hukum, disiplin dan tata tertib prajurit TNI serta tetap mengedepankan etika dalam pelaksanaannya, sesuai dengan tema yang diusung kali ini “Melalui Operasi Gaktib dan Yustisi TA 2017, Polisi Militer TNI bertekad Meningkatkan Disiplin, Loyalitas, Moralitas dan Kepatuhan Hukum Guna Mewujudkan TNI Yang Kuat, Hebat, Profesional dan Dicintai Rakyat.”
Berdasarkan evaluasi hasil operasi gaktib dan yustisi tahun 2016 secara umum terjadi penurunan pada perkara pidana, tetapi terjadi peningkatan pada pelanggaran disiplin. Adapun perkara yang menonjol meliputi tindak pidana desersi, penyalahgunaan narkoba dan pelanggaran lalu lintas.
Kemudian sasaran penyelenggaraan operasi gaktib dan yustisi TA 2017 adalah meningkatkan disiplin dan tata tertib serta kepatuhan hukum Prajurit TNI maupun PNS TNI yang bebas dari penyakit masyarakat seperti judi, miras, narkoba dan penyalahgunaan barang-barang terlarang lainnya, peredaran uang palsu, pungutan liar (pungli), penyimpangan ideologi serta pelanggaran hukum lainnya, sehingga diharapkan akan terwujud Prajurit TNI yang memiliki jiwa patriot sejati, profesional, dan dicintai rakyat guna mendukung pencapaian tugas pokok TNI.
Melalui upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan keinsyafan bahwa pada suatu tatanan kehidupan sebagai prajurit, terdapat ketentuan yang mengikat, mengatur dan membatasi setiap perilaku para prajurit TNI, baik pada konteks kedinasan maupun pada konteks kehidupan bermasyarakat, demikian tegas Panglima TNI melalui amanatnya.
Upacara pembukaan Operasi Gaktib dan Yustisi Tahun Anggaran 2017 dapat berjalan dengan tertib dihadiri oleh Para pejabat teras Kodam IX/Udayana, Lanal Denpasar, Lanud Ngurah Rai Polda Bali dan perwakilan instansi terkait serta sejumlah undangan lainnya.
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3776 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1717 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026