Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 25 Oktober 2026
PRT Kabur Setelah Siksa Anak Majikan
Jumat, 3 Februari 2017,
22:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang pembantu rumah tangga (PRT), Mariam Manilang (24) yang bekerja di Jalan Gunung Soputan Perumahan Puri Taman Blok E nomor 10 Padang Sambian Kelod Denpasar, kini sedang dicari-cari polisi. Pasalnya, Mariam kabur usai menyiksa anak majikannya, DR (5), dengan tendangan dan lemparan sandal.
Kasus ini ditangani unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar.
[pilihan-redaksi]
Penyiksaan ini diketahui ibu korban, pada Sabtu (28/1) sekitar pukul 13.00 Wita, disaat sedang menjahit di kamarnya di lantai dua, dirumahnya di Jalan Gunung Soputan Perumahan Puri Taman Blok E nomor 10 Padang Sambian Denpasar. Tak lama menjahit, ibu korban mendengar suara berisik “Prakkk” dari lantai bawah seperti mendengar suara lemparan barang.
Sayup sayup, ibu korban kemudian mendengar tangisan anaknya.
“Ibu korban kemudian turun dari lantai dua mencari anaknya dilantai satu,” ujar seorang sumber Polresta Denpasar, Kamis (2/2).
Setelah turun, dia pun melihat anaknya menangis sambil memegang tangannya. Saat ditanya kenapa, korban menjawab baru saja dicubit oleh terlapor, Mariam Manilang.
Sang ibu kemudian mencari pembantu rumah tangganya. Tapi apa yang terjadi setelah bertemu dengan Mariam. PRT ini malah membentak majikannya.
"Ibu cari saja orang, saya sudah tidak betah bekerja sama ibu karena anak ibu nakal," teriak Mariam.
Majikan dan pembantu itu sempat cekcok mulut. Bahkan Mariam mengancam akan pergi dari rumahnya. Ancaman dibuktikan dan Mariam mengemas barang-barangnya di kamar dan keluar dari rumah korban bersama kakaknya.
Sementara ibu korban memeriksa tubuh anaknya yang mengeluh sakit pada kaki sebelah kiri karena kata korban habis ditendang dan dipukul sandal oleh terlapor.
“Di tubuh anak korban banyak luka akibat dipukuli,” terang sumber.
[pilihan-redaksi2]
Tidak terima anaknya disiksa, ibu korban melaporkan kasus tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan yang dikonfirmasi terkait kejadian belum membenarkan ataupun mengiyakan laporan korban.
“Kapan kejadiannya, nanti saya cek dulu ke anggota,” terang mantan Kapolsek Kuta Utara ini.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5773 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4592 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2198 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026