Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 27 Juli 2026
PRT Kabur Setelah Siksa Anak Majikan
Jumat, 3 Februari 2017,
22:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang pembantu rumah tangga (PRT), Mariam Manilang (24) yang bekerja di Jalan Gunung Soputan Perumahan Puri Taman Blok E nomor 10 Padang Sambian Kelod Denpasar, kini sedang dicari-cari polisi. Pasalnya, Mariam kabur usai menyiksa anak majikannya, DR (5), dengan tendangan dan lemparan sandal.
Kasus ini ditangani unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar.
[pilihan-redaksi]
Penyiksaan ini diketahui ibu korban, pada Sabtu (28/1) sekitar pukul 13.00 Wita, disaat sedang menjahit di kamarnya di lantai dua, dirumahnya di Jalan Gunung Soputan Perumahan Puri Taman Blok E nomor 10 Padang Sambian Denpasar. Tak lama menjahit, ibu korban mendengar suara berisik “Prakkk” dari lantai bawah seperti mendengar suara lemparan barang.
Sayup sayup, ibu korban kemudian mendengar tangisan anaknya.
“Ibu korban kemudian turun dari lantai dua mencari anaknya dilantai satu,” ujar seorang sumber Polresta Denpasar, Kamis (2/2).
Setelah turun, dia pun melihat anaknya menangis sambil memegang tangannya. Saat ditanya kenapa, korban menjawab baru saja dicubit oleh terlapor, Mariam Manilang.
Sang ibu kemudian mencari pembantu rumah tangganya. Tapi apa yang terjadi setelah bertemu dengan Mariam. PRT ini malah membentak majikannya.
"Ibu cari saja orang, saya sudah tidak betah bekerja sama ibu karena anak ibu nakal," teriak Mariam.
Majikan dan pembantu itu sempat cekcok mulut. Bahkan Mariam mengancam akan pergi dari rumahnya. Ancaman dibuktikan dan Mariam mengemas barang-barangnya di kamar dan keluar dari rumah korban bersama kakaknya.
Sementara ibu korban memeriksa tubuh anaknya yang mengeluh sakit pada kaki sebelah kiri karena kata korban habis ditendang dan dipukul sandal oleh terlapor.
“Di tubuh anak korban banyak luka akibat dipukuli,” terang sumber.
[pilihan-redaksi2]
Tidak terima anaknya disiksa, ibu korban melaporkan kasus tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan yang dikonfirmasi terkait kejadian belum membenarkan ataupun mengiyakan laporan korban.
“Kapan kejadiannya, nanti saya cek dulu ke anggota,” terang mantan Kapolsek Kuta Utara ini.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
02
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1944 Kali
03
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1699 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1569 Kali
05
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1519 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026