Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tiga Warga Diduga Meningitis, Pemkab Tabanan Tinjau Peternakan Babi
Selasa, 14 Maret 2017,
07:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengunjungi I Made Sutayana (50) warga asal Banjar Gubug Delodan, Desa Gubug Tabanan, yang diduga terkena Meningitis Streptococcus Suis (MSS) Senin (13/3) di BRSUD Tabanan.
Sutayana merupakan satu dari tiga pasien yang diduga terkena Meningitis di Tabanan setelah mengkonsumsi olahan daging babi atau komoh, sementara dua pasien lainnya kini masih di rawat di RS Wisma Prasanthi dan RSUP Sanglah Denpasar.
[pilihan-redaksi]
Sanjaya mengungkapkan keprihatinannya terhadap kasus ini. Pihaknya menyatakan saat ini akan memprioritaskan antisipasi penyakit meningitis salah satunya dengan melakukan sosialisasi agar kasus serupa tidak terjadi.
“Kasus ini tentunya menjadi perhatian serius bagi Pemkab Tabanan, apalagi menjelang Hari Raya Galungan konsumsi daging babi semakin meningkat. Saat ini yang kita utamakan adalah upaya antisipasi, agar warga jangan sampai terkena kasus ini lagi. Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas terkait akan melakukan sosialisasi dengan mengumpulkan seluruh perbekel serta warga untuk memberikan informasi mengenai bahaya, dampak, dan antisipasi penyakit meningitis ini,” ungkapnya.
Dikatakannya respon cepat pemerintah juga telah dilakukan sebelumnya dengan mengecek lokasi yang diduga sebagai lokasi penularan penyakit ini.
“Sebelumnya, hari minggu lalu Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan telah meninjau Banjar Pengayehan Desa Gubug Tabanan, tempat diduganya terjadi penularan penyakit meningitis ini. Selain melakukan sosialisasi juga dilakukan pemberian obat kepada babi di lingkungan tersebut,” jelasnya.
Sanjaya juga berpesan agar warga selalu memperhatikan konsumsi makanan sehat, dan selalu mengkonsumsi daging yang matang.
“Penularan penyakit dari babi ke manusia adalah melalui konsumsi olahan babi yang tidak matang. Intinya, makanan harus dimasak matang, perhatikan kesehatan olahan makanan, jangan makan daging atau kumoh yang mentah. Masyarakat jangan cemas, untuk masyarakat yang merasa memiliki keluhan agar langsung memeriksakan diri ke rumah sakit,” ujarnya.
Sanjaya dalam kunjungannya juga tak lupa memberikan dukungan moral kepada pasien dan keluarga.
“Semoga pasien segera sembuh, jangan lupa untuk terus bersemangat dalam menjalani pengobatan,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Wabup Sanjaya juga menyerahkan bantuan kepada pasien.
[pilihan-redaksi2]
Sementara itu Kabid Pengendalian Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2MPL) Dinas Kesehatan Tabanan Ketut Nariana mengatakan saat ini kondisi pasien I Made Sutaya sudah berangsur membaik pasca menjalani pengobatan di Rumah Sakit.
“Pasien saat ini masih menjalani proses pengobatan atau terapi, keadaannya sudah cukup membaik, kejang dan panas sudah tidak ada, yang menjadi keluhan saat ini masih di bagian pendengaran. Sementara untuk hasil lab saat ini kami masih menunggu hasilnya dan akan disampaikan segera,” ujarnya. [rls/wrt]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026