Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Suryak Enggung Jadi Judul Baleganjur Duta Kota Denpasar
Sabtu, 6 Mei 2017,
14:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Kebudayaan Kota Denpasar menggelar latihan persiapan sekaligus pembinaan Sekaa Baleganjur Giri Praja Pasupati, Banjar Gunung, Desa Penatih Dangin Puri sebagai Duta Kota Denpasar dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39 Tahun 2017, Jumat (5/5) di Wantilan Pura Desa Pakraman Bekul.
Dalam pembinaan yang dihadiri langsung Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar IG. Ngurah Gede, Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Nyoman Sujati serta Tim Pembina Kesenian Provinsi Bali. Dalam kegiatan tersebut, tampak Duta Kota Denpasar dalam Lomba Baleganjur PKB Tahun 2017 akan mengambil judul “Suryak Enggung”.
[pilihan-redaksi]
Pengambilan judul “Suryak Enggung” ini tidak lain merupakan gambaran suasana alam yang kian jarang dijumpai di era modern ini. Suryak yang berarti bersorak dan enggung merupakan kodok, sehingga suryak enggung merupakan riah riuh suara kodok yang girang karena turunnya hujan yang membasahi pertiwi serta menjadi sumber kehidupan makhluk hidup di dunia.
“Sesuai tema PKB Tahun ini yakni Ulun Danu, kami membuat inovasi garapan yang ada hubungannya dengan air yakni menggarap Suryak Enggung,” ujar Koordinator Sekaa Baleganjur Giri Praja Pasupati sebagai Duta Kota Denpasar dalam PKB Tahun 2017, I Nyoman Sukiarta.
Dikatakan Sukiarta didampingi pencipta tabuh I Wayan Arik Wirawan dan penata gerak Ngurah Krisna Murti, penafsiran elemen-elemen musik seperti ritme, melodi, tempo dan dinamika dicurahkan penuh dari segala gambaran situasi, suasana dan fenomena rintikan hujan, aliran sungai, gemericik danau, deburan ombak dan disertai suara enggung yang bertalu-lau memunculkan ragam bunyi dan ritme alam yang menarik serta mengagumkan.
Kung Kek-Kung Kek merupakan bunyi sederhana yang merangsang indra pendengaran untuk bisa selalu bersyukur dianugrahi air sebagai sumber kehidupan. Sebagai manusia tidak boleh serakah akan air, karena hewan-hewan seperti enggung dan makhluk lain di bumi juga membutuhkan air.
“Fenomena ini kami jadikan inspirasi yang diimplementasikan pada komposisi baleganjur kreasi. Oleh karena itu, mari kita lestarikan air dengan tidak boros dan mencemarin anugerah dari Hyang Ulun Danu," jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan dana pembinaan yang diserahkan oleh Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan kepada Koordinator Baleganjur Duta Kota Denpasar, I Nyoman Sukiarta yang disaksikan Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara serta Ketua DPRD Kota Denpasar I G. Ngurah Gede. [rls/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2271 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026