Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Bulan Depan, Ojek dan Taksi Online Wajib Berstiker
Senin, 29 Mei 2017,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Makassar. Jasa angkutan berbasis daring (on line) wajib mengikuti Peraturan Menteri Perhubungan 32/2016 setelah perubahan nomor 26 tahun 2017 tentang pengaturan angkutan daring efektif per 1 Juni 2017.
"Bagi pemilik maupun pengemudi angkutan daring Juni nanti wajib mentaati aturan tersebut termasuk wajib memasang stiker nama angkutannya," tegas Pelaksana Tugas Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel Ilyas Iskandar di Makassar, Sabtu (27/5/2017).
[pilihan-redaksi]
Selain pemasangan stiker, pengemudi maupun pemilik wajib mengikuti aturan baik mengenai kouta maupun tarif yang nantinya diberlakukan secara 50:50 antara angkutan konvensioal maupun daring.
"Diimbau kepada seluruh pengemudi maupun perusahaan angkutan on line yang belum memenuhi persyaratan segera di lengkapi agar tidak dikenakan sanksi," tegas Ilyas.
Mengenai sanksi, kata dia, pertama berupa teguran keras hingga pencabutan atau pemblokiran nomor ID dalam perusahaan angkutan jasa daring, sesuai kesepakatan pihak asosiasi jasa angkutan tersebut.
Kendati Permenhub ini terbilang baru, namun Ilyas mengatakan tentu masih ada kekurangan yang perlu dimaksimalkan salah satunya dengan melakukan sosialisasi di wilayah Makassar maupun di luar kota.
"Kita terus melakukan sosialisasi tentang aturan ini. Bahkan mereka sudah membentuk koperasi driver on line makassar, perusahan, hingga Induk Koperasi Kepolisian," kata Ilyas.
Mengenai kuota, lanjutnya, awalnya disediakan 500 unit, namun belakangan terus bertambah sehingga ditambah menjadi 1.000 unit. Sedangkan stiker maupun tarif, masih menunggu keputusan pusat.
"Masih ditunggu keputusan pusat dalam waktu dekat ini, kalau sudah ada instruksi maka aturan langsung diberlakukan, kalaupun ada yang melanggar akan kami tindak dan diberi sanksi," tegas Ilyas.
Sebelumnya, keberadaan angkutan daring menuai kontroversi hingga protes dari angkutan konvensional, sebab masalah tarif, angkutan daring jauh lebih murah dan bersih dibandingkan angkutan konvensional.
Hal ini kemudian memicu konflik antarkedua jasa angkutan tersebut. Bahkan kericuhan berujung perkelahian hingga jatuhnya korban jiwa terjadi.
Pemerintah segera mengambil langkah tegas dalam menyelesaikan persoalan itu, dengan menerbitkan aturan guna mengatur penggunaan jasa angkutan daring, agar jasa konvesional juga diberi ruang dan hak yang sama. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026