Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Sosiolog Unud: "Secara Kultur Masyarakat Bali Tak Kenal Prostitusi" [PART V]
Investigasi Tim Beritabali.com
Selasa, 6 Juni 2017,
11:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Tim investigasi beritabali.com telah menelusuri 3 tempat spa dan 1 lokasi karaoke yang disinyalir memberikan layanan "plus-plus" yang menyeret gadis Bali di dalamnya. Hasilnya, keempat tempat tersebut positif menjadi lokasi berkembangnya prostitusi terselebung dengan gadis Bali sebagai salah satu primadona.
Sosiolog Universitas Udayana I Gst. Pt. Bagus Suka Arjawa menyatakan secara kultural dan tradisional, masyarakat Bali tidak memiliki budaya bisnis prostitusi. Walaupun saat ini mulai bermunculan, Suka Arjawa meyakini jumlahnya tidaklah semasif di luar bali.
[pilihan-redaksi]
Namun, jika melihat secara global, bisnis ini sudah menjadi hal wajar di masyarakat. Menurutnya, bahkan prostitusi sudah mulai ada dan dikenal sejak manusia memulai peradaban.
"Bali baru mengenal istilah prostitusi lewat selentingan dakocan yakni dagang kopi cantik. Pedagangnya tidak hanya berjualan kopi tapi ada hal lain juga yang dijual," sebutnya.
Suka Arjawa bahkan menyebutkan masyarakat Bali sejak dulu biasa mengklasterkan masyarakat berdasar wilayah dengan perempuan baik dan perempuan berperilaku aneh.
"Misalnya ada anjuran kalau menikah jangan di wilayah ini karena wanitanya berpelakuan aneh," sambungnya.
Suka Arjawa juga tidak menampik majunya perkembangan zaman terutama lewat masuknya pariwisata semakin memberi ruang untuk bisnis-bisnis ini kian menjamur.
Ia mengakui Bali selain terkenal dengan panorama maupun budaya juga patut diancungi jempol untuk wisata spanya.
"Spa itu bisnis menjanjikan ditambah dengan kebutuhan ekonomi yang tinggi maka lahirlah bisnis-binis prostitusi berkedok ini," ujarnya. (bersambung di tautan berikut). [bbn/tim/wrt]
Baca Prolog di tautan berikut: Fenomena Makin Banyaknya Gadis Bali yang Kerja di Karaoke dan Spa "Plus"
Baca Part I di tautan berikut: "Kerja ke Karaoke Demi Penghasilan Layak"
Baca Part II di tautan berikut: "Ijazah SMK, Kerja di Spa Karena Penghasilan Lumayan"
Baca Part III di tautan berikut: "Kerja di Spa Plus Setelah Ditinggal Mati Ayah"
Baca Part IV di tautan berikut: Berusaha Sembunyikan Identitas, Ketahuan dari Logat Balinya
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1980 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026