Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Nanas Indonesia Tembus Pasar Italia
Senin, 12 Juni 2017,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Saat ini, nanas asal Indonesia sudah bisa dinikmati konsumen dari negeri pizza, Italia. Lantaran, satu buah peti kemas berisi 18 ton nanas asal Indonesia telah tiba di pelabuhan kota Venezia, akhir pekan ini.
Ekspor perdana nanas segar tersebut dilakukan PT Great Giant Food, bekerja sama dengan importir Italia, SAMA SpA berencana akan mengimpor dua puluh peti kemas hingga akhir 2017, demikian Counsellor Pendosbud KBRI Roma, Charles F Hutapea di Jakarta, Sabtu (10/6/2017).
[pilihan-redaksi]
Sebelumnya, konsumen di Italia hanya dapat menikmati nanas Indonesia yang telah dikemas dalam kaleng.
Pembongkaran peti kemas perdana senilai US$10,000 disaksikan Dubes RI untuk Italia, Esti Andayani, bersama General Manager SAMA SpA, Giorgio Masiero juga hadir Atase Pertanian dan Atase Perdagangan KBRI Roma.
Dubes Esti Andayani menyatakan kegembiraannya karena komoditas buah segar Indonesia semakin diminati konsumen di Italia dan dapat bersaing dengan buah segar dari negara lain.
"Selama ini buah Indonesia banyak diimpor negara lain di Eropa, sekarang nanas Indonesia dapat pula menembus pasar Italia," ujarnya.
Perusahaan Italia tersebut sebelumnya mengimpor buah nanas dari negara Karibia atau Afrika dengan waktu pengiriman kurang lebih tiga minggu. Sementara, proses impor dari Indonesia ke Italia memerlukan waktu empat minggu. Meski demikian, waktu pengiriman yang lebih lama tidak mempengaruhi kualitas dan bentuk nanas Indonesia.
Menurut Atase Pertanian RI di Roma, Yusral Tahir, buah nanas (Ananas comosus L.) adalah salah satu komoditas buah unggulan di Indonesia, dimana jumlah produksinya menempati posisi ketiga setelah pisang dan mangga. Hampir seluruh wilayah Indonesia merupakan daerah penghasil nanas dengan sentra produksi berada di Lampung, Jawa Barat, Sumatera Utara, Jawa Timur dan Jambi. Produksi nanas Indonesia mencapai 1,84 juta ton dengan produktivitas sebesar 117,5 ton per hektar lahan.
Potensi nanas sebagai komoditi andalan ekspor Indonesia sebenarnya cukup besar, namun beberapa permasalahan terkait standar kualitas dan keamanan pangan menjadi penyebab kurang maksimalnya kontribusi nanas segar Indonesia dalam nilai perdagangan internasional.
Peluang terbesar justru pada perdagangan nanas olahan yang telah dikemas dalam kaleng, ujar Yusral.
[pilihan-redaksi2]
Nanas produk ekspor PT Great Giant Food ini dinilai SAMA SpA memenuhi standar kualitas Uni Eropa, baik dari segi kualitas, keamanan pangan maupun etika usaha perusahaan pengekspornya.
Pada periode tahun 2018-2020, SAMA SpA merencanakan akan mengimpor nanas dari Indonesia untuk dapat memenuhi sedikitnya sepuluh persen dari kebutuhan buah nanas segar di Italia yang mencapai 150 ribu ton. Untuk kurun waktu yang sama, SAMA SpA juga akan mengimpor seribu kontainer untuk memasuki pasar negara Eropa tetangga termasuk Jerman Selatan.
Dimasa datang, SAMA SpA berencana mengimpor pisang segar dari Indonesia, mengingat kebutuhan dalam negeri Italia akan konsumsi pisang cukup tinggi, mencapai lima kali pasar nanas segar.[bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026