Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
Nokia Siapkan 4G LTE untuk di Pesawat Terbang
Rabu, 14 Juni 2017,
00:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Jakarta. Nokia sedang menyiapkan jaringan 4G LTE air to ground di pesawat untuk menunjang komunikasi secara real time dalam penerbangan.
"Menyediakan jaringan broadband di pesawat sama baiknya seperti di darat," kata Iman Hirawadi, Solution Manager Nokia Indonesia, saat jumpa pers di Jakarta, Senin.
[pilihan-redaksi]
Sistem yang akan diluncurkan di Eropa pada kuartal ketiga tahun ini menghubungkan base station di darat dengan perangkat penerima jaringan LTE di pesawat, lalu akan disebarkan melalui Wi-Fi.
Selama ini, jaringan internet yang disediakan di penerbangan menggunakan satelit sehingga penumpang terkendala kecepatan koneksi dan harga yang relatif mahal.
Dengan jaringan ini, Nokia meyakini penumpang dapat memakai broadband dengan harga yang lebih murah dan kecepatan mirip dengan di darat.
Keuntungan bagi penumpang, mereka bisa menikmati inflight entertainment, hiburan di pesawat seperti video dan media sosial, secara real time maupun memesan makanan melalui perangkat mereka.
Maskapai dapat memperbarui inflight entertainment mereka secara real time serta memasang kamera pengawas yang dapat dimonitor oleh kru di darat, dengan tambahan keamanan.
Sementara itu, bagi kru kabin, jaringan tersebut berguna untuk memperbarui informasi maupun membantu transaksi dengan kartu kredit untuk pembelian di pesawat.
"Transaksi kartu kredit di pesawat juga bisa divalidasi dengan baik," kata dia.
Selain itu, peralatan yang dibawa dalam pesawat untuk teknologi air to ground ini hanya berbobot 13 kilogram, jauh lebih ringan dibandingkan dengan teknologi satelit yang mencapai 100 kilogram untuk onboard equipment.
Selama ini, hanya pesawat besar yang memiliki jaringan internet di dalamnya.
"Peralatan onboard bobotnya cuma 13 kilogram, artinya lebih banyak pesawat yang bisa pakai," kata Iman.
Ia mengklaim ini merupakan proyek air to ground perdana di dunia.
Iman menyatakan setelah diluncurkan di beberapa negara Eropa pada kuartal ketiga, ada potensi di tempat lain termasuk di Amerika dan Asia. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2961 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2023 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026