Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Peminum Kopi Mungkin Akan Hidup Lebih Panjang
Minggu, 16 Juli 2017,
07:44 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Minum kopi tiga cangkir sehari mungkin akan membantu Anda hidup lebih panjang, demikian menurut sebuah penelitian terhadap hampir setengah juta orang di 10 negara-negara Eropa.
Mengutip BBC, riset yang diterbitkan di jurnal kesehatan Annals of Internal Medicine itu menduga satu tambahan cangkir kopi bisa memperpanjang masa hidup seseorang, walaupun berupa kopi tanpa kafein.
[pilihan-redaksi]
Namun, sejumlah ahli menegaskan tidak mungkin untuk mengatakan dengan pasti bahwa kopi memiliki dampak perlindungan namun lebih tepat mengatakan gaya hidup yang lebih sehat di kalangan para peminum kopi.
Para ahli menambahkan, saat ini tidak perlu menambah konsumsi kopi.
Apa temuan riset ini
Tim dari International Agency for Research on Cancer dan Imperial College London mengatakan bahwa mereka menemukan bahwa minum kopi lebih banyak berkaitan dengan risiko kematian yang lebih rendah, khususnya terkait masalah jantung dan usus.
Mereka mencapai kesimpulan setelah menganalisis data dari orang-orang yang sehat berumur 35 tahun ke atas di 10 negara Eropa.
Para responden ditanya pada awal studi berapa banyak kopi yang cenderung mereka minum dan tim kemudian melihat kematian rata-rata selama 16 tahun.
Profesor Sir David Spiegelhalter dari Universitas Cambridge, yang menganalisis pemahaman publik tentang risiko kesehatan, mengatakan bahwa jika penurunan kematian benar-benar karena kopi, maka tambahan satu cangkir kopi secara rata-rata akan memperpanjang hidup seorang pria sekitar tiga bulan dan seorang perempuan sekitar satu bulan.
Namun, terlepas dari skala riset yang besar, tetap saja penelitian ini tidak sempurna dan tidak bisa membuktikan bahwa biji kopi memiliki unsur yang sakti.
Jangan langsung membeli kopi
Bagi penggemar berat kopi, perlu diketahui bahwa temuan ini tidak jelas dan nyata seperti yang terlihat.
Soalnya riset yang dilakukan tidak bisa mempertimbangkan semua faktor, yang membayang-bayangi ketidakpastian tentang dampak dari kopi.
Misalnya, tidak dilihat berapa banyak penghasilan peminum kopi dibandingkan yang tidak minum kopi. Bisa jadi bahwa orang yang mampu membeli tiga cangkir kopi sehari lebih kaya dan kelebihan uang --lewat berbagai cara-- membantu melindungi kesehaatan mereka.
Bisa jadi juga orang yang minum tiga cangkir kopi sehari menghabiskan waktu lebih banyak untuk bersosialisasi, sehingga mungkin meningkatkan kesejahteraan tubuh mereka.
Bahkan jika studi memastikan bahwa kopi yang menyebabkan umur yang lebih panjang, tak semuanya baik berhubung para peneliti juga menemukan peminum kopi yang tinggi berkaitan dengan tingkat yang tinggi dalam kanker ovarium di kalangan perempuan.
Laigpula, walau melibatkan banyak orang, peneliti tidak memasukkan orang yang menderita diabetes, serangan jantung, dan penderita stroke pada awal studi.
Jadi tidak banyak yang disampaikan tentang risiko atau keuntungan dari minum kopi, karena mungkin saja beberapa dari orang yang tidak sehat itu --yang tidak diteliti-- menjadi tidak sehat karena minum kopi secara rutin.
Apakah kopi baik untuk Anda?
Studi-studi sebelumnya memperlihatkan hasil-hasil yang berbeda dan juga bertentangan.
Bagi banyak orang, mereka mengalami bahwa minuman yang mengandung kafein membuat mereka menjadi lebih waspada untuk sementara waktu.
Namun kafein bisa lebih berpengaruh atas sejumlah orang dibanding lainnya dan dampaknya bisa berbeda pula dari orang per orang.
Para ahli di Dinas Layanan Kesehatan Inggris, NHS, tidak menetapkan batasan kopi untuk khalayak umum namun mengatakan perempuan hamil sebaiknya menghindari minum lebih dari 200 miligram kafein per hari.
Alasannya, menurut mereka, karena kopi mungkin meningkatkan peluang bayi lahir menjadi terlalu kecil dan terlalu banyak kafein juga meningkatkan risiko keguguran.
Tentu saja, kafein tidak hanya ditemukan di dalam kopi. Volume 200 miligram kafein, misalnya, bisa diperoleh dengan minum dua cangkir teh dan satu kaleng cola, atau dua canggir kopi instan.
Beberapa waktu lalu ada pula kasus seorang remaja di AS yang diduga meninggal karena mengkonsumsi terlalu banyak minuman berkafein terlalu cepat.
Saran terbaik
Untuk saat ini, kata sejumlah ahli, daripada Anda menaruh semua usaha dengan pemikiran kopi adalah baik, lebih berguna melakukan sesuatu yang sudah terbukti bisa memperpanjang umur. Apa itu?
Berjalan cepat selama 20 menit ke warung kopi, terlepas Anda minum secangkir kopi atau tidak di warung itu. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5893 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2232 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026