Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Trump Larang Transgender di Tubuh Militer AS
Kamis, 27 Juli 2017,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Pentagon. Presiden Donald Trump berniat melarang kaum transgender menjadi anggota militer AS, karena dianggap "Mengganggu dan banyak menghabiskan biaya pengobatan."
Kantor Berita Associated Press mengabarkan niat itu dikirimkan Presiden Trump lewat Twitter Rabu (26/7/2017). Dalam cuitannya, Trump mengaku "Telah berkonsultasi dengan sejumlah jenderal dan ahli militer AS," tulisnya di Twitter tanpa menyebut nama para pejabat tinggi militer tersebut. Presiden Trump juga menambahkan, "Jajaran militer harus lebih fokus pada sebuah kemenangan, tanpa dibebani biaya medis yang luar biasa dan gangguan transgender dalam tubuh militer," tulisnya.
[pilihan-redaksi]
Tentu saja hal itu mengejutkan jajaran pejabat kementerian pertahanan. Para staf Departemen Keamanan tampaknya tak siap dengan pernyataan Trump itu. Dalam pernyataan singkatnya, jurubicara Pentagon Kapten Laut Jeff Davis mengaku pihaknya bekerjasama dengan Gedung Putih untuk menerapkan 'Panduan terbaru dari Presiden' tersebut. "Pentagon akan memberikan panduan yang lebih rinci kepada para pejabat Departemen Keamanan AS dalam waktu dekat ini," sambungnya.
Sejauh ini tercatat 250 anggota militer transgender tengah menjalani proses pengobatan transisi. Menurut sejumlah pejabat Pentagon, mereka telah disetujui untuk menjalani operasi kelamin dan perubahan jenis kelamin di sistem komputer Pentagon. Pentagon menolak berapa jumlah transgender di jajaran militer AS. Namun survei yang dilakukan Rand Corp memperkirakan ada 2.450 warga transgender yang melakukan kegiatan aktif di jajaran militer AS yang jumlah totalnya mencapai 1,3 juta personil.
Tak urung, pernyataan Twitter Presiden Trump itu dikecam oleh kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) AS dan sejumlah anggota parlemen AS. Matt Thorn, direktur eksekutif Outserve-SLDN, yang mewakili LGBT di tubuh militer mengungkapkan "Ribuan warga transgender yang menjadi anggota militer tidak menimbulkan masalah sama sekali," kata Thorn. ''Absurd dan terlalu berlebihan deh,'' kata Thorn seraya mengancam hendak menuntut Trump bila niatnya tidak dicabut. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026