Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Trump Larang Transgender di Tubuh Militer AS
Kamis, 27 Juli 2017,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Pentagon. Presiden Donald Trump berniat melarang kaum transgender menjadi anggota militer AS, karena dianggap "Mengganggu dan banyak menghabiskan biaya pengobatan."
Kantor Berita Associated Press mengabarkan niat itu dikirimkan Presiden Trump lewat Twitter Rabu (26/7/2017). Dalam cuitannya, Trump mengaku "Telah berkonsultasi dengan sejumlah jenderal dan ahli militer AS," tulisnya di Twitter tanpa menyebut nama para pejabat tinggi militer tersebut. Presiden Trump juga menambahkan, "Jajaran militer harus lebih fokus pada sebuah kemenangan, tanpa dibebani biaya medis yang luar biasa dan gangguan transgender dalam tubuh militer," tulisnya.
[pilihan-redaksi]
Tentu saja hal itu mengejutkan jajaran pejabat kementerian pertahanan. Para staf Departemen Keamanan tampaknya tak siap dengan pernyataan Trump itu. Dalam pernyataan singkatnya, jurubicara Pentagon Kapten Laut Jeff Davis mengaku pihaknya bekerjasama dengan Gedung Putih untuk menerapkan 'Panduan terbaru dari Presiden' tersebut. "Pentagon akan memberikan panduan yang lebih rinci kepada para pejabat Departemen Keamanan AS dalam waktu dekat ini," sambungnya.
Sejauh ini tercatat 250 anggota militer transgender tengah menjalani proses pengobatan transisi. Menurut sejumlah pejabat Pentagon, mereka telah disetujui untuk menjalani operasi kelamin dan perubahan jenis kelamin di sistem komputer Pentagon. Pentagon menolak berapa jumlah transgender di jajaran militer AS. Namun survei yang dilakukan Rand Corp memperkirakan ada 2.450 warga transgender yang melakukan kegiatan aktif di jajaran militer AS yang jumlah totalnya mencapai 1,3 juta personil.
Tak urung, pernyataan Twitter Presiden Trump itu dikecam oleh kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) AS dan sejumlah anggota parlemen AS. Matt Thorn, direktur eksekutif Outserve-SLDN, yang mewakili LGBT di tubuh militer mengungkapkan "Ribuan warga transgender yang menjadi anggota militer tidak menimbulkan masalah sama sekali," kata Thorn. ''Absurd dan terlalu berlebihan deh,'' kata Thorn seraya mengancam hendak menuntut Trump bila niatnya tidak dicabut. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026