Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kawanan Motor Ngamuk, Pelajar Nyaris Tewas Ditikam
Sabtu, 29 Juli 2017,
06:48 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Tim khusus pemberantasan kejahatan jalanan yang dibentuk Polda Bali dan Polresta Denpasar tampaknya masih "jalan di tempat". Buktinya, kasus yang melibatkan kawanan motor kembali terjadi.
Seorang pelajar SMK di Denpasar, Widia (17), dihajar hingga babak belur oleh kawanan geng motor di Jalan Mirah Cempaka, tepatnya di belakang Apotik Kimia Farma, Cokroaminoto, Ubung, Denpasar Kamis (27/7) malam.
Tak hanya dikeroyok, korban nyaris tewas setelah terkena tusukan di bagian dada kanan atas. Saat ini korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Aksi pengeroyokan ini terjadi setelah korban pulang dari Benoa dan melintas di Jalan Cokroaminoto, Ubung, Denpasar, sekitar pukul 23.00 wita. Saat itu korban mengendarai beberapa unit motor bersama 3 temannya.
Di tengah jalan, muncul segerombolan pemuda mengendarai sepeda motor dan menyalip motor korban. Peristiwa saling pandang pun terjadi. Tidak terima dipelototi, para kawanan geng motor ini berbalik dan mengejar korban.
Melihat pelaku mengejar dalam jumlah banyak, korban dan teman-temannya memilih kabur. Pengejaran berakhir di belakang Apotik Kimia Farma jalan Cokroaminoto Denpasar. Di lokasi tersebut, mereka sempat cekcok mulut. Korban Widia kemudian memukul salah seorang pelaku.
Tidak terima dipukul, tanpa ba-bi-bu korban dikeroyok hingga babak belur. Nahas, salah seorang pelaku menusuk dada korban dengan pisau belati.
"Pelakunya berjumlah 5 orang dan salah seorang pelaku menusuk bagian dada kanan atas korban dengan pisau," terang sumber.
Kapolsek Denpasar Barat Kompol I Gede Sumena yang dikonfirmasi wartawan Jumat (28/7), membenarkan peristiwa penusukan tersebut. Kapolsek mengatakan kasus tersebut hanya salah paham. Namun dia membantah para pelaku merupakan kawanan geng motor.
Penusukan terjadi kata Kapolsek karena korban memukul duluan. “Bukan geng motor. Hanya salah paham saja. Korban awalnya memukul dan kemudian dianiaya para pelaku. Korban ditusuk dibagian dada kanan,” kata Kompol Sumena didampingi Kanitreskrim Iptu Aan Saputra Jumat (28/7).
Dijelaskannya pihaknya masih memburu para pelaku berjumlah 5 orang dan memeriksa sejumlah saksi dan olah TKP. Pihaknya juga akan memeriksa kamera CCTV diseputaran lokasi kejadian.
"Dari rekaman CCTV korban berjumlah 3 orang dan pelakunya 5 orang. Baru tiga saksi yang diperiksa, masih kami dialami keteranganya untuk mengejar pelaku," bebernya sembari menyebutkan korban belum melaporkan peristiwa tersebut.[bbn/spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2217 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026