Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Cegah Penyelewengan Dana Desa, Kejaksaan Karangasem Gelar Sosialisasi
Jumat, 25 Agustus 2017,
14:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Cegah penyelewengan dana Desa, Kejaksaan Kabupaten Karangasem gelar sosialisasi dana desa dan TP4 (Tim Pengaman, Pengawal, Pemerintahan dan Pembangunan), bertenpat di lantai dua gendung Kejaksaan Kabupaten Karangasem, Kamis, (24/8) pukul 09.00 wita.
"Ini adalah program dari pemerintah Presiden jokowi. Sosiali sasi ini bertujuan untuk semaksimal mungkin melakukan pencegahan tindakakan hal yang tidak kita inginkan," Kepala Kejaksaan Karangasem I Nyoman Sucitrawan saat membuka sosialisasi tersebut.
Dirinya juga mengatakan, meskipun ditemukan kesalahan adminiatrasi pihaknya tidak akan bertindak semena-mena, jika masih bisa diperbaiki akan diberikan kesempatan untuk memperbaiki.
[pilihan-redaksi]
"Namun jika sudah membuat kesalahan dan menimbulkan kerugian maka akan kami tidak itupun melaui tahapan laporan ke BPK," sebutnya.
Dengan demikian pihaknya sangat berharap agar seluruh Prebekel menjalin komunikasi yang baik layaknya sahabat dan menjadikan Kantor Kejaksaan seperti rumah. Selain itu dirinya juga mengatakan, terbentuknya TP4 semata-mata hanya bertujuan untuk mengamankan dan mengawal dana Desa, sehingga bisa terserap secara maksimal dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan begitu dana Desa tidak tercabut karena dianggap tidak efektif.
"Kami kejaksaan sebenarnya ada dua buah program yaiti TP4D dan Jaksa Masuk Sekolah, nantinya kita akan mendatangi setiap sekolah-sekolah," ujarnya.
Dalam acara yang diikuti oleh seluruh Camat dan Perbekel se Kabupaten Karangasem dihadiri pula oleh Sekda Kabupaten Karangasem Adnya Mulyadi, dalam sambutan Bupati mengatakan, kepada seluruh Perbekw agar agar senantiasa melaksanakan tugas penuh dengan tanggubg jawab. Meskipun Kades berkuasa penuh atas dana Desa namun transparansi, dan keterbukaan harus dikedepankan.
"Dalam kesempatan ini, Selaku penanggung jawab harus dapat menerima inti dari tujuan sosialisasi ini," ujarnya.
Sementara itu, hadir sebagai narasumber Komang Agus Sukasena dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karangasem mengatakan, dirinya hanya membwrikan penyegaran saja. Untuk bisa memahami, disamping mempelajari kita juga harus mendengar kembali hal-hal pokok penglolaan dana Desa. Seperti kita ketahui, tujuan dana Desa ialah untuk membangun Desa mandiri. Selain itu, didalam membuat laporan juga harus secara tertulis dan real agar tidak seperti kejadian tempo hari, dimana ada laporan lisan yang mengatakan kami sudah menyelesaikan 100 % pelaksanaannya, tetapi setelah dicek baru selesai hanya 75%, sudah tentu kami tidak bisa menerima hal seperti itu. Pada intinya harus disiplin anggaran dan laporan.
Selain itu, Putu edi suriarta selaku Bendahara BPK mengatakan, terkait dana Desa, poin bagi Kabupaten Karangasem karena hingga saat ini 75 Desa sudah melakukan pelaporan dan memiliki nilai positif.
"Tidak menutup kemungkinan kedepannya bisa menjadi lebih baik," pungkasnya. [igs/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5925 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026