Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Wujudkan Kemandirian Pangan dan Energi, Ini Langkah Pemprov Bali
Senin, 28 Agustus 2017,
14:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pemerintah Provinsi Bali telah melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan kemandirian pangan dan energi. Komitmen tersebut diungkapkan Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Bali Drh. I Wayan Mardiana,MM serta Kabid ESDM Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Putu Agus Budiana dalam orasinya pada Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS), Minggu (27/8).
Kadis Ketahanan Pangan menerangkan, untuk mewujudkan ketahanan pangan Bali, telah dilaksanakan sejumlah program antara lain mengembangkan kawasan mandiri pangan di sejumlah desa antara lain Subagan, Tumbu dan Tegallinggah.
[pilihan-redaksi]
Selain itu, pihaknya juga membentuk 22 kelompok pangan lestari. Lebih dari itu, Pemprov Bali juga mengintensifkan pembinaan bagi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan memberi ruang bagi mereka untuk memasarkan produk.
"Setiap hari Jumat, kita buka toko tani di Kantor Dinas Ketahanan Pangan. Gapoktan binaan kita berikan subsidi," ujarnya.
Pada bagian lain, Mardiana juga mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan bahan pangan lokal.
Sementara terkait upaya mewujudkan kemandirian energi, Kabid ESDM Agus Budiana menerangkan bahwa hingga saat ini 85 energi yang digunakan adalah Bahan Bakan Minyak yang bersumber dari fosil. Menurutnya, energi yang bersumber dari fosil memiliki sejumlah kelemahan dan efek negatif.
"Sumber energi ini bersifat tak terbarukan dan penyumbang polusi terbesar," tandasnya.
Menyikapi hal itu, pemerintah saat ini mengedepankan kebijakan untuk memanfaatkan sumber energi baru dan terbarukan. Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Pemprov Bali telah mengembangkan desa mandiri energi dengan pemanfaatan energi surya (solar cell).
"Salah satunya kita kembangkan di Desa Ban yang banyak masyarakatnya belum terlayani PLN. Saat ini pengerjaannya hampir rampung dan kita targetkan mampu menghasilkan listrik 10 KW, cukup untuk 20 rumah," terangnya.
Masih terkait dengan pengembangan energi baru dan terbarukan, di Kantor Gubernur juga telah terpasang solar cell yang mampu menghasilkan energi listrik sebesar 60 KW. Bahkan, keberadaan solar cell di Kantor Gubernur ini berhasil menghemat biaya listrik hingga Rp. 30 juta tiap bulannya.
"Ini kan penghematan yang sangat signifikan. Kami berharap masyarakat juga bijak memanfaatkan energi,” ajaknya. [rls/prov/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2831 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2040 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1988 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026