Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Wujudkan Kemandirian Pangan dan Energi, Ini Langkah Pemprov Bali
Senin, 28 Agustus 2017,
14:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pemerintah Provinsi Bali telah melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan kemandirian pangan dan energi. Komitmen tersebut diungkapkan Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Bali Drh. I Wayan Mardiana,MM serta Kabid ESDM Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Putu Agus Budiana dalam orasinya pada Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS), Minggu (27/8).
Kadis Ketahanan Pangan menerangkan, untuk mewujudkan ketahanan pangan Bali, telah dilaksanakan sejumlah program antara lain mengembangkan kawasan mandiri pangan di sejumlah desa antara lain Subagan, Tumbu dan Tegallinggah.
[pilihan-redaksi]
Selain itu, pihaknya juga membentuk 22 kelompok pangan lestari. Lebih dari itu, Pemprov Bali juga mengintensifkan pembinaan bagi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan memberi ruang bagi mereka untuk memasarkan produk.
"Setiap hari Jumat, kita buka toko tani di Kantor Dinas Ketahanan Pangan. Gapoktan binaan kita berikan subsidi," ujarnya.
Pada bagian lain, Mardiana juga mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan bahan pangan lokal.
Sementara terkait upaya mewujudkan kemandirian energi, Kabid ESDM Agus Budiana menerangkan bahwa hingga saat ini 85 energi yang digunakan adalah Bahan Bakan Minyak yang bersumber dari fosil. Menurutnya, energi yang bersumber dari fosil memiliki sejumlah kelemahan dan efek negatif.
"Sumber energi ini bersifat tak terbarukan dan penyumbang polusi terbesar," tandasnya.
Menyikapi hal itu, pemerintah saat ini mengedepankan kebijakan untuk memanfaatkan sumber energi baru dan terbarukan. Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Pemprov Bali telah mengembangkan desa mandiri energi dengan pemanfaatan energi surya (solar cell).
"Salah satunya kita kembangkan di Desa Ban yang banyak masyarakatnya belum terlayani PLN. Saat ini pengerjaannya hampir rampung dan kita targetkan mampu menghasilkan listrik 10 KW, cukup untuk 20 rumah," terangnya.
Masih terkait dengan pengembangan energi baru dan terbarukan, di Kantor Gubernur juga telah terpasang solar cell yang mampu menghasilkan energi listrik sebesar 60 KW. Bahkan, keberadaan solar cell di Kantor Gubernur ini berhasil menghemat biaya listrik hingga Rp. 30 juta tiap bulannya.
"Ini kan penghematan yang sangat signifikan. Kami berharap masyarakat juga bijak memanfaatkan energi,” ajaknya. [rls/prov/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026