Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pemerintah Tabanan Kenang Jasa Ida Batara I Gusti Ngurah Rai Perang
Jumat, 29 September 2017,
14:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri acara Persembahyangan memperingati Mantuknya (wafatnya) Ida I Batara I Gusti Ngurah Rai Perang yang ke-111 Tahun 2017, Kamis (28/9), bertempat di Pura Batur Agung, Puri Gede, Tabanan.
Ida Batara I Gusti Ngurah Rai Perang merupakan Raja Tabanan ke-21. Dia menjadi Raja Tabanan yang kala itu dijajah Belanda, kemudian ditangkap oleh Belanda dan diasingkan ke Lombok. Merasa dizolimi karena tidak mau menjadi dedengkot Belanda, maka sebelum ditangkap tidak ada perundingan terlebih oleh pihak Belanda.
[pilihan-redaksi]
Agar tidak bisa ditundukan dan menyerahkan rakyat dan Tabanan kepada penjajah maka jalan satu-satunya adalah bunuh diri. Karena merasa jengah itulah, dia bunuh diri agar tidak menjadi antek-antek Belanda.
Menanggapi hal tersebut, Wabup Sanjaya merasa sangat bangga bisa menyaksikan peringatan hari yang bersejerah ini. Dirinya mengatakan bahwa pertama kalinya dirinya mendengar kisah yang begitu heroik mengenai asal-usul Raja Tabanan.
"Tiang merasa bangga. Kenapa bangga, karena ada nilai heroik atau makna sejarah di kisah tersebut. Saya kagum, karena Para Raja di Bali dulu tidak mau tunduk dengan Belanda, sehingga terjadi puputan. Hal itu juga menandakan bahwa Raja-Raja terdahulu berdaulat di bidang politik, bidang ekonomi dan bidang budaya," jelas Wabup yang akrab disapa Pak Komang Sanjaya ini.
Komang Sanjaya juga menegaskan agar jangan pernah melupakan sejarah.
"Sejarah inilah yang perlu kita saksikan dan dengarkan jangan sampai terpeleset akan sejarah. Puri selain sebagai pusat perjuangan, Puri juga salah satu pusat lahirnya budaya. Maka Tiang tidak akan pernah lupa terhadap jasa Puri Tabanan," tegas Orang Nomer dua di Tabanan ini.
Dia mengatakan bahwa Pemerintah juga tidak akan pernah lupa terhadap sejarah Puri meski peraturan perundang-undangan berubah-ubah setiap tahunnya. Karena menurutnya, hal seperti ini harus tetap dilestarikan agar generasi berikutnya paham akan sejarah Tabanan.
"Tetap wangiang Ida Batara ring luhur. Beliau sampai bunuh diri artinya beliau tidak mau tunduk dengan Belanda, dan ini merupakan suri tauladan bagi kita semua", ungkapnya.
Setelah persembahyangan bersama dengan pesemetonan Puri Gede, Tabanan. Wabup Sanjaya menyerahkan punia sebagai sujud syukur cinta bhakti terhadap Ida Batara I Gusti Ngurah Rai Perang, yang diterima oleh Panitia. [bbn/tb/wrt]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026