Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 April 2026
Lokasi Tragedi Bom Bali I Diharapkan Jadi Museum
Jumat, 13 Oktober 2017,
15:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Ketua panitia acara pelaksanaan peringatan tragedi bom Bali ke-15 , Nyoman Sarjana, Kamis (12/10) di ground zero, Kuta, Badung disela pelaksanaan peringatan tragedi Bom Bali ke-15 kalinya tersebut menyampaikan, agar Gubernur Bali Made Mangku Pastika bisa mendirikan sebuah museum peringatan tragedi Bom Bali di lahan kosong bekas bangunan Sari Club yang menjadi salah satu lokasi tragedi Bom Bali I.
Pasalnya selama ini wisatawan yang singgah ke monumen masih ada yang belum mengerti arti dari keberadaan monumen di jalan Legian tersebut.
[pilihan-redaksi]
"Mereka (wisatawan) yang datang singgah ke monumen banyak berselfie. Seolah-olah di monumen ini terjadi suatu kegembiraan. Padahal bukan begitu, keberadaan monumen ini untuk merenungkan dan mendoakan kepada orang-orang yang namanya terpampang dalam monumen, sebagai korban dari bom bali," jelasnya.
Dilanjutkan, selaku pihak yang terlibat langsung dalam evakuasi dan mengetahui kejadian tersebut, merasa sedih melihat kondisi tersebut. Untuk itu ia merasa perlu ada sebuah museum yang nantinya dapat menjelaskan keberadaan monumen tersebut dan sejarah tentang tragedi Bom Bali secara jelas. Sehingga, tidak terjadi salah persepsi akan keberadaan monumen yang saat ini sering menjadi ajang dipakai berfoto selfie.
"Sebelum pak Gubernur meninggalkan jabatannya nanti, saya harap Pak Gubernur dapat merealisasikan hal tersebut. Sehingga, nama Pak Gubernur bisa terpampang sepanjang masa dalam museum," cetusnya.
Selanjutnya Gubernur Bali Made Mangku Pastika menjelaskan, bahwa keinginan membuat museum tersebut sebenarnya sudah dari dahulu direncanakan. Dimana masyarakat Australia sudah mengumpulkan uang untuk membeli tanah tersebut, dengan maksud mendirikan monumen peace memorial park, bukan monumen peringatan bom bali.
Namun sayangnya pemilik lahan bekas Sari club yang merupakan pengusaha di Jakarta ternyata enggan melepaskan tanahnya, sehingga, rencana tersebut urung bisa terealisasi.
"Sebagaian uangnya sudah dikumpulkan masyarakat Australia, tapi sampai saat ini pemilik tanah belum mau melepas tanah miliknya," ujarnya.
Dikatakan, pihaknya mengaku sudah berkali-kali melakukan pendekatan dengan maksud untuk membeli lahan tersebut, namun sampai saat ini pemiliknya belum memberikan tanah tersebut untuk di beli. Pemilik lahan diakuinya hanya mau menjual tanah tersebut dengan harga yang sangat tinggi dan belakangan diketahui yang bersangkutan sebenarnya tidak ingin menjualnya. Atas sikap tersebut pihaknya mengaku tidak tahu pikiran yang bersangkutan bagaimana, padahal rencana tersebut adalah murni demi misi kemanusiaan.
"Persolannya tidak sederhana, saya siap untuk membantu. Bahkan saya sudah menyuruh orang untuk mencari pemiliknya di Jakarta, akan tetapi orangnya yang tidak mau ketemu saya,"bebernya.
Dirinya melanjutkan, akan terus berusaha agar hal tersebut bisa terus direalisasikan dengan cara tertentu. Dimana ia mengaku sudah bersurat kepada Bupati Badung beberapa tahun silam, agar jangan pernah mengeluarkan surat izin bangunan apapun di lahan tersbut. Terkecuali untuk mendirikan peace memorial park. Bahkan beberapa tahun silam ada seorang pengusaha di Kuta yang pernah ingin menyewa tanah tersebut untuk parkir, namun secara langsung ia mengaku menelepon yang bersangkutan untuk membatalkan rencana menyewa lahan tersebut dan akhirnya disanggupi.
Masih dalam waktu dan kesempatan yang sama, Wabup Badung, Ketut Suiasa menyampaikan, sangat mendukung rencana Gubernur Bali untuk tidak mengeluarkan IMB pada lahan kosong bekas bangunan sari club, terkecuali untuk monumen perdamaian. Apapun perintah dari Gubernur Bali selaku pimpinan daerah dan perpanjangan tangan pemerintah pusat, maka pihaknya berkewajiban untuk mengamankan hal tersebut. Apalagi makasud dari Gubernur Bali sangat mulia demi misi kemanusiaaan, yang sudah selayaknya dijunjung tinggi.
"Dalam aturan kan kita juga diajurkan untuk mengutamakan kepentingan umum, bukan kepentingan pribadi. Jadi kita sangat mendukung cita-cita yang sangat luhur ini," cetusnya.
[pilihan-redaksi2]
Dia mengatakan, sebagai bentuk dukungan langsung agar rencana tersebut bisa terealisasi, pihaknya juga mengaku akan menulusuri pemilik lahan terkait dan melakukan komunikasi. Ia berharap agar rencana tersebut bisa diberikan jalan oleh tuhan yang maha esa, supaya bisa dimudahkan untuk bertemu pemilik lahan dan mencarikan solusi yang terbaik.
Sehingga rencana mulia tersebut bisa terealisasi, tanpa merugikan yang bersangkutan. Dimana diyakininya tentu ada jalan yang sesuai dengan nilai kepatutan dan kewajaran tanah itu sendiri.
"Jadi untuk itu kita ketuk hati dan kita himbau pemilik lahan untuk bersama-sama menyetujui terealisasinya cita-cita luhur tersebut. Ini semata demi kemanusiaan dan itu adalah hal utama yang kita junjung," pungkasnya. [bpc/aga]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3783 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1724 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026