Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Penelitian: Swiss Buang Puluhan Kilogram Emas
Sabtu, 14 Oktober 2017,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Zurich. Hasil penelitian Pemerintah Swiss pada tahun lalu mendeteksi tiga ton perak dan 43 kilogram emas dalam limbah dan lumpur dari pabrik pengolahan air limbah.
Limbah-limbah itu diperkirakan senilai tiga 3 juta franc Swiss atau sekitar US$3,1 juta.
[pilihan-redaksi]
Studi Pemerintah Swiss mengatakan partikel kecil itu kemungkinan besar berasal dari industri pembuatan jam, farmasi dan kimia, yang menggunakan logam dalam produk mereka dan selama proses pembuatan.
"Tingkat emas atau perak sangat kecil, dalam mikrogram, atau bahkan nanogram, tapi bila Anda menjumlahkannya, itu cukup besar," catat laporan Bas Vriens, yang dikutip Reuters, Kamis (12/10/2017).
Para peneliti sekarang sedang mempelajari apakah perlu untuk mengekstrak logam yang berakhir di lumpur limbah sebelum biasanya terbakar, namun sejauh ini hal tersebut membutuhkan biaya besar.
Kadar emas yang lebih tinggi ditemukan di Jura, wilayah barat Swiss, yang diyakini terkait dengan pembuatan jam yang menggunakan logam mulia untuk menghiasi jam tangan mahal mereka.
Ada juga konsentrasi yang lebih tinggi di selatan Ticino karena kilang emas di daerah tersebut. Tempat tersebut merupakan satu-satunya wilayah tempat yang mungkin masuk akal untuk mendapatkan kembali logam mulia tersebut, kata Vriens.
Elemen lainnya termasuk logam langka seperti gadolinium,yang digunakan dalam rekam medis, juga ditemukan oleh para ilmuwan dari Institut Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Perairan (EAWAG).
Penemuan mereka adalah contoh terbaru dari kekayaan Swiss yang menemukan kekayaan di tempat-tempat yang tidak biasa.
Konsentrasi logam Swiss telah memenuhi peraturan dan dibuang sebelum manusia meminum air lagi, menurut studi tersebut, demikian Reuters melaporkan. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026