Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Stasiun Luar Angkasa China Akan Hantam Bumi
Kamis, 26 Oktober 2017,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Beijing. Stasiun luar angkasa pertama China, Tiangong 1, dilaporkan akan menghantam Bumi dalam waktu dekat dengan bentuk hujan debu berapi.
China telah melapor kepada PBB bahwa Tiangong 1 dapat memasuki atmosfer pada awal tahun depan. Saat hal tersebut terjadi, panas dan tekanan yang ekstrem akibat kecepatan yang dapat melebihi 24.000 km/jam akan menghancurkan stasiun luar angkasa yang memiliki bobot 8,5 ton itu.
[pilihan-redaksi]
Meski demikian, pakar astronomi Bill Ailor mengatakan bahwa kemungkinan tersisanya beberapa komponen berkat struktur berlapis yang dimiliki Tiangong 1.
Badan antariksa China CNSA (China National Space Administration) juga menyebut kemungkinan dari serpihan Tiangong 1 akan berjatuhan di atas laut dan tidak akan menimbulkan bahaya.
Sementara itu, pakar astronomi lainnya Jonathan McDowell mengatakan bahwa akan sangat sulit untuk memperkirakan lokasi stasiun luar angkasa tersebut akan jatuh.
"Hal itu benar-benar tidak bisa dikendalikan. Ada kemungkinan timbulnya kerusakan, seperti hujan material metal yang dapat menembus atap rumah. Namun, jangkauannya tidak akan luas," katanya.
Tiangong 1 yang diluncurkan pada 2011, telah menjalankan tiga misi selama di luar angkasa, termasuk misi yang melibatkan Liu Yang dan Wang Yaping sebagai astronot perempuan pertama China.
Stasiun luar angkasa itu tidak direncanakan untuk digunakan lebih dari dua tahun, namun masih beroperasi hingga 2016 yang pada akhirnya layanan data di dalamnya dimatikan. Beberapa bulan kemudian, pihak CNSA kehilangan kendali sepenuhnya terhadap Tiangong 1 akibat kegagalan teknis dan mekanis.
Walau demikian, stasiun luar angkasa itu tidak sepenuhnya menghilang. Pada Mei tahun ini, China mengatakan kepada badan PBB Committee on the Peaceful Uses of Outer Space (COPUOS) bahwa mereka akan terus memantau pergerakan Tiangong 1 dan melaporkan perkembangannya hingga detik terakhir.
Kita semua pun dapat melacak keberadaan Tiangong 1 melalui tautan berikut ini. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026