Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Dewan Sarankan KONI Bali Menunda Anggaran Taekwondo
Senin, 20 November 2017,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Sekretaris Komisi IV DPRD Bali Nyoman Budi Utama menyarankan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menunda sementara anggaran yang digelontorkan kepada cabang olahraga taekwondo setempat.
"Jika masih terjadi kisruh dan belum bisa menyelesaikan permasalahan internal cabang olahraga taekwondo, yang mana pengurus Taekwondo Bali melakukan `skorsing` atau hukuman berat terhadap atlet dan pengurus di Kota Denpasar, sebaiknya dana yang dianggarkan tersebut ditunda sementara waktu," kata Budi Utama di Denpasar, Senin.
[pilihan-redaksi]
Ia mengatakan langka tersebut sebagai upaya memberi pelajaran kepada pengurus cabang olahraga taekwondo, sehingga banyak mereka harus dipertimbangkan jika menjatuhkan sanksi berat terhadap atlet maupun pengurusnya.
"Memang itu permasalahan menjatuhkan sanksi terhadap atlet dan pengurus mengacu pada aturan, tetapi dalam aturan tersebut pasti ada pertimbangan lain. Kalau memang benar keputusan itu sesuai dengan aturan tentu tidak akan ada protes dari atlet yang kena sanksi, apalagi mengadu kepada kami," ucap politikus asal Kabupaten Bangli.
Menurut Budi Utama, hal itulah yang semestinya harus dipertimbangkan kepada pengurus Taekwondo Bali, sehingga komitmen memajukan olahraga didasari dengan gembira dan semangat sportifitas.
Ia mengatakan sebagai wakil rakyat pasti mendukung kegiatan olahraga dan kegiatan lainnya, asalkan itu untuk memajukan bangsa dan negara. Tidak ada maksud mengabaikan aspirasi-aspirasi rakyat, justru pihaknya berkewajiban memperjuangkan kepantingan masyarakat tersebut.
"Oleh karena itu anggota Dewan juga menyarankan kepada pengurus KONI Bali harus tegas menyikapi permasalahan yang terjadi di cabang olahraga taekwondo, sehingga sejumlah atlet menjadi korban tidak bisa berlatih dan bertanding dalam kegiatan olahraga, seperti pada Proprov Bali pada September lalu," ucapnya.
Budi Utama juga menyayangkan sikap pengurus Taekwondo Bali yang tidak memberi kesempatan kepada atlet-atlet muda untuk berkembang dan berprestasi.
"Ini jelas patut diduga para pengurus Taekwondo Bali. Ada apa dibalik menjatuhkan `skorsing` terhadap atlet dan pengurus di Kota Denpasar? Begitu ngototnya Ketua Taekwondo Bali mempertahankan surat keputusan `skorsing` yang dibuat itu. Padahal setiap keputusan yang ada kekeliruan bisa direvisi dan bahkan dicabut. Olahraga tersebut adalah kepentingan masyarakat, bukan kepengurusan hanya kepentingan golongan tertentu," katanya. [bbn/drd/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026