Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Gubernur Bali Dukung Pemanfaatan Kartu Tani di Bali
Kamis, 28 Desember 2017,
14:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika mendukung peran kemajuan teknologi perbankan dalam membantu pembangunan di Bali. Menurutnya teknologi dapat mempermudah dan mempercepat kinerja pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya. Hal ini disampaikannya saat menerima audensi jajaran pimpinan PT Bank Negara Indonesia Kantor Wilayah Bali, NTB, NTT tentang keberadaan program Kartu Tani di Kantor Gubernur Bali, Rabu (27/12).
Pastika mengatakan sudah sepatutnya semua lembaga yang menunjang pembangunan di Bali bekerja sama. Salah satunya dengan sektor perbankan yang memiliki akses permodalan dan teknologi. Menurutnya masyarakat Bali memiliki potensi sebagai produsen yang menghasilkan produk-produk bagus. Hal ini harus ditunjang dengan manajemen yang baik sehingga masyarakat bisa hidup sejahtera.
Ia berharap program pemerintah yang memiliki manfaat yang jelas seperti kartu Tani, bisa dilaksanakan di Bali. “Bali sebenarnya sudah sangat siap, saya rasa tidak butuh waktu lama jika diterapkan,” ujar Pastika.
Ia berencana bersurat ke Kementerian Desa agar program ini bisa berlanjut di Bali.
Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali, NTB, Nusra, Putu Bagus Kresna mengatakan pihaknya memang memiliki keinginan untuk berperan serta dalam pembangunan di Bali, khususnya di bidang pertanian sebagai penunjang sektor pariwisata. Oleh karena itu pihaknya sudah bekerja sama dengan Dinas Pertanian Provinsi Bali sudah melakukan pilot project penggunaan kartu tani di salah satu subak di Klungkung. “Hasilnya sangat baik, beberapa kabupaten juga sudah tertarik, mudah-mudahan bisa diterapkan di seluruh Bali,” kata Kresna.
Ia mengatakan dengan kartu ini pemerintah akan mendapat data pertanian yang valid seperti jumlah petani, luas lahan, komoditas yang ditanam. Hal ini menurutnya akan membantu pemerintah dalam menentukan subsidi dan membuat estimasi panen, imbuhnya. “Penyedia pupuk kami berikan alatnya secara gratis,” ujar Kresna.
Selain petani dan pemerintah, ada kemungkinan BUMDES akan dilibatkan ke depannya dalam upaya memotong peran tengkulak sekaligus meningkatkan potensi perekonomian desa.
Tampak hadir dalam audensi Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Bali IB Wisnu Ardhana, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Bali Nengah Laba, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Bali Jayadi Jaya dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Dewa Mahendra Putra.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026