Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Nelayan Jembrana Keluhkan Nelayan dari Luar Ikut Cari Ikan
Jumat, 5 Januari 2018,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Para nelayan di Jembrana kini mengeluh akibat keberadaan nelayan dari luar ikut untuk mencari ikan di perairan Jembrana. Padahal sejak seminggu terakhir ini ikan di perairan Jembrana mulai banyak dan nelayan kembali bergairah melaut.
Nelayan asal luar Bali tersebut ada yang mengunakan perahu kecil atau jukung dan ada pula mengunakan perahu slerek untuk mencari ikan di perairan Jembrana terutama di selatan Pura Rambut Siwi, Desa Yehembang Kangin, Mendoyo.
Keberadaan nelayan dari luar seperti asal Muncar dan dari sejumlah daerah Jawa ikut mencari ikan. Kondisi tersebut tentu saja membuat gerah nelayan lokal, lantaran hasil tangkapan jauh berkurang, bahkan ada sejumlah nelayan yang pulang dengan tangan hampa.
"Belakangan ini banyak nelayan dari Jawa cari ikan di laut Jembrana ada yang mancing dan ada pula yang menggunakan jaring,” ujar Salah seorang nelayan asal Desa Air Kuning,Jembrana.
Para nelayan juga mengeluhkan jika sudah nelayan dari Jawa yang masuk dan mencari ikan di laut Jembrana, nelayan lokal pasti kalah lantaran kalah peralatan. Peralatan nelayan dari Jawa lebih bagus dibandingkan nelayan lokal.
"Bahkan saat ini ada sebutan dari nelayan Jawa di laut Rambut Siwi itu disebut mesin ATM karena di lokasi itu ikannya banyak dan tinggal ngambil saja,” imbuh Malik.Sebenarnya nelayan lokal telah berulangkali protes dan melaporkan kepada pihak desa atau Perbekel. Namun hingga kini tidak ada tindakan apa-apa dari aparat desa maupun pihak terkait.
Perbekel Air Kuning Samanuri saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya sering menerima keluhan dari nelayan Air Kuning terkait banyaknya nelayan asal Jawa mencari ikan di perairan Jembrana.Terkait keluhan tersebut pihaknya sudah melaporkan kepada Dinas Perikanan Jembrana melalui surat agar mendapat tindak lanjut.
Berita Premium
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026