Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Wayan Geredeg : Jaga Kesucian, Stop Jadikan Gunung Agung Sebagai Obyek Wisata
Minggu, 14 Januari 2018,
19:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Menyikapi situasi Gunung Agung, Mantan Bupati Karangasem I Wayan Geredeg berharap agar ada pengkajian ulang terkait posisi Gunung Agung sebagai obyek pariwisata.
Menurutnya, menjadikan Gunung Agung sebagai obyek pariwisata adalah kurang tepat. Karena bagaimanapun Gunung Agung merupakan Gunung yang disucikan Umat Hindu di Bali. Terlebih tidak ada ketentuan dan batas kesucian Gunung itu sendiri.
“Ini Gunung yang kita sucikan, jika ini dijual sebagai obyek wisata rasanya kurang tepat, lebih baik itu tidak usah dijual, stop pendakian kecuali untuk ritual,” Ujar Geredeg, usai memberikan sambutan dalam perayaan HUT Balimed di kediamannya, Banjar Kreteg, Sibetan, Bebandem, Karangasem, Minggu (14/01).
Untuk pariwisata di Kabupaten Karangasem, menurutnya, selain Gunung Agung masih banyak yang lain saja selain Gunung Agung. Menurut Geredeg, sebaiknya segala bentuk pendakian apapun alasannya agar dihentikan, kecuali melakukan pendakian untuk ritual. Hal ini menjadi sangat penting agar Gunung Agung benar-benar disucikan.
Jika dijadikan obyek pariwisata tentu akan sangat sulit untuk menyeleksi wisatawan yang mendaki apakah ada kotor kain atau tidak, terlebih menjaga kesopanan saat melakukan pendakian.“Sempat saya dengar ada orang pacaran saat mendaki Gunung, itu kan sudah tidak benar, sudah barang tentu akan berdampak tidak baik,” ungkapnya.
Memang dampaknya secara langsung tidak bisa dirasakan, tetapi sebagai umat Hindu tentunya punya rasa, dirinya punya perasaan bahwa ada sesuatu yang tidak beres terkait kondisi Gunung Agung saat ini.
"Hendaknya kita sebagai manusia berbenah dan introspeksi diri tentang apa yang terjadi dan apa yang sudah kita perbuat, sehingga alam tidak murka,"pungkasnya.
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026