Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Tujuh Anak Panti Asuhan Tenggelam di Pantai Keramat, Satu Meninggal
Senin, 29 Januari 2018,
09:22 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dasyatnya arus dan gelombang di pesisir pantai selatan Jembrana, menelan korban jiwa Minggu (28/01/2018) pukul 16.30 wita. Kali ini korbannya salah satu rombongan anak-anak Panti Asuhan Widya Asih Blimbingsari.
Dari informasi yang dhimpun, anak-anak rombongan panti asuhan tersebut awalnya bermain sepak bola di tepi Pantai Keramat Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, sekitar pukul 16.00 wita. Kemudian usai bermain bola tujuh anak-anak tersebut berenang di pantai tersebut.
Namun naas, mereka terseret arus kuat dan tenggelam. Saat kejadian beruntung ada nelayan saat itu melihat korban terseret arus. Nelayan tersebut berusaha membantu korban. Dari tujuh korban yang diselamatkan, satu orang meninggal dunia.
Ketujuh anak anak tersebut diantarannya, I Gede Boni Saputra (15),Yolanda (15),Dodi Abdi (14),Yesica (14),Masnu (14),Kristian (13), dan Tia Amanda (12). Salah satu dari mereka yang menjadi korban meninggal dunia bernama Tia Amanda.
Menurut keterangan Kapolsek Melaya, Kompol I Ketut Narma, dari keterangan beberapa saksi yang melihat peristiwa tersebut menyebutkan, sebelum peristiwa naas itu terjadi ketujuh anak anak tersebut bermain bola di tepi pantai. Beberapa kali ada yang memperingatkan agar jangan berenang terlalu ke tengah karena ombak sedang besar.
"Anak-anak saat itu berenang terlalu ke tengah, padahal sudah berulang kali diperingatkan sama warga sekitar jangan berenang terlalu ke tengah karena arus dan ombaknya sedang kuat," terang Kapolsek Kompol I Ketut Narma.
Sementara para korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Melaya untuk mendapatkan penanganan medis. Dari tujuh korban tersebut empat diantaranya dirujuk ke IGD RSU Negara. Dua dirawat di Puskesmas Melaya. Untuk korban yang meninggal dunia, Tia Amanda, akan diambil pihak keluarga.
Dihari yang bersamaan, peristiwa warga tenggelam juga terjadi di Kecamatan pekutatan Jembrana, diketahui du warga asing asal Arab Saudi yang beriwisata di Jembrana Minggu siang terseret arus pantai di Banjar Dauh Pangkung Desa Pekutatan Jembrana. Tamu suami itri ini MA (28) dan SA (27) sedang menginap di salah satu hotel di kawasan tersebut.
Dari informasi yang dihimpun, kedua warga asing ini sedang berenang di pantai tersebut dilihat oleh seorang saksi, Warga negara asing berteriak, kemudian teriakan tersebut didengar karyawan hotel. Dilihat kedua pasangan wisatawan melambaikan tangan. Kemudian mereka ditolong menggunakan pelampung dan dievakuasi ke pinggir pantai.
Kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas I Pekutatan. Lalu mereka dirujuk ke Rumah Sakit Balimed Negara untuk medapatkan penanganan medis.
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026