Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Ikuti Aturan, Mantra-Kerta Copot Baliho Sendiri
Kamis, 15 Februari 2018,
07:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Sehari jelang kampanye yang akan dilaksanakan pada 15 Februari 2018, KPU Bali dan Bawaslu Bali menginstruksikan agar seluruh alat peraga kampanye yang dibuat oleh paslon bersih. Pasalnya, alat peraga tersebut akan digantikan oleh alat peraga yang dibuat dan difasilitasi oleh KPU.
Hal inilah yang membuat pasangan calon Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) gerak cepat. Bahkan, Cawagub, Ketut Sudikerta sampai turun tangan guna menurunkan baliho Mantra-Kerta di seputaran bundara Jalan Hang Tuah-Jalan Raya Puputan Renon, Denpasar, Rabu (14/2/2018).
Ketika menurunkan baliho tersebut, Sudikerta ditemani oleh beberapa petinggi KRB seperti Ketua Penasihat KRB, Made Mudarta, Wakil Ketua DPD Demokrat Bali, Ketut Ridet, Wakil Ketua DPD Golkar Bali, Dewa Made Suamba Negara dan para relawan Mantra-Kerta.
“Kenapa menurunkan baliho sendiri. Karena kita selalu mengedepankan aturan, etika-etika, norma yang ada dalam menjalankan demokrasi yang santun, dengan bermartabat dan berakhlak, karena kita yang punya maka kewajiban kami menurunkan,” kata Sudikerta ketika sehabis menurunkan baliho.
Sudikerta juga mengatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran kader parpol koalisi, relawan, dan pendukung Mantra-Kerta di seluruh Bali agar membersihkan seluru atribut kampanye yang ada “Ini juga selaras intruksi KPU dan Bawaslu, saya juga menginstruksikan seluruh jajaran menurunkan atribut-atribut yang ada, agar taat azas dan aturan sehingga dengan bagus dan baik,” paparnya.
Ia juga mengatakan bahwa hal serupa dilakukan oleh Cagub Rai Mantra di lokasi yang berbeda, yakni Nusa Penida. “Beliau ke Nusa Penida, simakrama sama menurunkan di sana,” akunya.
Sudikerta juga memastikan bahwa pihaknya akan segera melakukan pembersihan-pembersihan terhadap atribut yang ada di seluruh Bali. Apalagi, pihaknya mengaku bahwa pihaknya memiliki ribuan relawan Mantra-Kerta yang ada di seantero Bali.
“Astungkara, namanya pembersihan kan tidak secepat kilat, saya yakin bahwa tim dan kader, relawan turunkan ini. Kita banyak punya relawan, di setiap desa ada, minimal 3 orang di 716 desa,” tuturnya.[bbn/rls/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2559 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2017 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1948 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026