Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
5 Pelaku Ujaran Kebencian Sindikat MCA Ditangkap, Salah Satunya Asal Jembrana
Selasa, 27 Februari 2018,
14:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com.Jembarana. Direktorat Siber Bareskrim Mabes Polri bersama Direktorat Keamanan Khusus (Kamsus) BIK telah melakukan penangkapan secara serentak di 5 kota terhadap kelompok inti pelaku ujaran kebencian, yakni Muslim Cyber Army (MCA) yang salah satunya pelaku berinisial RS (39) berasal dari desa Yehembang, Mendoyo, Jembrana.
[pilihan-redaksi]
Pria paruh baya berinisial RS itu ditengarai kelahiran Jakarta pada tanggal 3 Agustus 1979 dan berstatus sebagai karyawan di salah satu produk elektronik, berdomisili di Dusun Kedisan, desa Yehembang, kecamatan Mendoyo, kabupaten Jembrana.
Pria paruh baya berinisial RS itu ditengarai kelahiran Jakarta pada tanggal 3 Agustus 1979 dan berstatus sebagai karyawan di salah satu produk elektronik, berdomisili di Dusun Kedisan, desa Yehembang, kecamatan Mendoyo, kabupaten Jembrana.
Penangkapan yang serentak dilakukan di 5 kota yakni mulai dari Jakarta, Bandung, Bali, Pangkal Pinang dan Palu Secara keseluruhan menjaring 5 tersangka yaitu ML (40), RSD (35), RS (39),Yus (23) dan RC di Palu.
Dari rilis yang diterima redaksi dari Kabareskrim Polri disebutkan selain ujaran kebencian, sindikat ini juga mengirimkan virus kepada kelompok atau orang yang dianggap musuh. Virus ini biasanya merusak perangkat elektronik penerima.
Untuk itu, aparat menangkap para tersangka dengan dugaan telah melakukan tindak pidana sengaja menunjukkan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi SARA dan atau dengan sengaja dan tanpa hak menyuruh melakukan tindakan yang menyebabkan terganggunya sistem elektronik dan atau membuat sistem elekteonik tidak bekerja sebagaimana mestinya.
[pilihan-redaksi2]
Mereka terancam dikenai pasal 45A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) UU ITE 11/2008 ITE, pasal jo pasal 4 huruf b angka 1 UU 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau pasal 33 UU ITE.
Mereka terancam dikenai pasal 45A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) UU ITE 11/2008 ITE, pasal jo pasal 4 huruf b angka 1 UU 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau pasal 33 UU ITE.
“Sekali lagi Polri mengingatkan, hentikan menyebarkan hoaks, ujaran kebencian. Hentikan “kegilaan” yang menggaduhkan ini. Tapi jika tidak, Polri bersama institusi lainnya serta regulasi yang sudah ada, siap memberangus “pemberontak” seperti ini,” Ujar Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto dalam keterangannya Selasa (27/2). (bbn/rls/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026