Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Koster Siap Jadi Pemasar Produk Industri Gamelan Tihingan
Senin, 12 Maret 2018,
09:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com.Klungkung. Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster mengaku siap menjadi pemasar bagi produk kerajinan industri gamelan Tihingan.
[pilihan-redaksi]
Sebelumnya, seorang warga bernama I Gede Pande Yasa mengeluhkan permodalan dalam mengembangkan usaha gong yang menurutnya satu-satunya di Bali itu. "Terus terang Pak, untuk mengembangkan produksi para pengrajin mayoritas terkendala permodalan. Mohon solusi dari Pak Koster, astungkara 27 Juni terpilih sebagai Gubernur Bali," kata dia, Kamis (7/3) lalu.
Sebelumnya, seorang warga bernama I Gede Pande Yasa mengeluhkan permodalan dalam mengembangkan usaha gong yang menurutnya satu-satunya di Bali itu. "Terus terang Pak, untuk mengembangkan produksi para pengrajin mayoritas terkendala permodalan. Mohon solusi dari Pak Koster, astungkara 27 Juni terpilih sebagai Gubernur Bali," kata dia, Kamis (7/3) lalu.
Sementara seorang warga lainnya bernama I Made Suarsana meminta kepada Koster yang memiliki jaringan luas untuk ikut memasarkan produk-produk kerajinan yang dibuat warga Desa Tihingan. "Misalnya kan, warga Bali banyak yang transmigrasi ke beberapa daerah. Jumlah mereka besar. Pak Koster yang punya jaringan luas sekiranya bisa membantu agar warga di perantauan bisa membeli gamelan dari kami," pintanya.
Mendengar harapan tersebut, calon gubernur yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PPP, PAN, PKB dan PKPI itu menyanggupinya. Koster akan menginisiasi kerja sama dengan pemerintah daerah lain yang banyak warga perantauan asal Bali.
"Kaitannya dengan usulan agar saya ikut membantu memasarkan, maka saya akan buka kerja sama dengam pemerintah daerah lain. Misalnya Sulawesi Utara yang banyak transmigran asal Bali, apalagi gubernur di sana satu partai dengan saya," ucapnya.
Nantinya, ia akan meminta kepada Gubernur Sulawesi Utara untuk membeli produk gamelan asal Desa Tihingan untuk diberikan kepada warga Bali yang ada di sana.
"Saya akan bicara dengan gubernurnya nanti. Saya siap jadi marketing, sales. Siap saya. Kalau saya jadi gubernur, siap memasarkan gong karya desa di sini," paparnya. Sementara soal permodalan, yang pertama akan dilakukan Koster adalah memproteksi karya seni warga Desa Tihingan melalui hak paten. Ia akan memproses hal itu agar dapat meningkatkan daya jualnya.
[pilihan-redaksi2]
Hal yang juga dipikirkan oleh Koster adalah material bahan baku pembuatan gong, utamanya besi agar bisa dibuat sendiri oleh masyarakat Bali. "Sangat perlu kita pikirkan agar materialnya bisa dibuat di Bali. Tinggal dicari sumber-sumbernya untuk material ini. Ini akan dipikirkan. Atau kita pikirkan kerja sama antar pemda daripada transaksi bahan pembuatan gong terutama besinya," ujarnya.
Hal yang juga dipikirkan oleh Koster adalah material bahan baku pembuatan gong, utamanya besi agar bisa dibuat sendiri oleh masyarakat Bali. "Sangat perlu kita pikirkan agar materialnya bisa dibuat di Bali. Tinggal dicari sumber-sumbernya untuk material ini. Ini akan dipikirkan. Atau kita pikirkan kerja sama antar pemda daripada transaksi bahan pembuatan gong terutama besinya," ujarnya.
"Kerajinan ini kan menjadi industri rumah tangga yang dilindungi, dilestarikan dan di-suppor. Maka harus dijaga. Ke depan kita buat materialnya. Saya akan minta ahli dari Udayana mengkaji ini," tambah Koster. Soal permodalan menurut Koster industri ini sungguhnya amat pasti. Sebab gong dibuat berdasarkan pemesanan. Perbankan, sebetulnya tak perlu ragu mengucurkan pinjaman.
Kendati begitu, ke depan pemerintah akan menyiapkan pinjaman lunak untuk para pengrajin dengan bunga yang jauh lebih rendah dari bunga KUR (Kredit Usaha Rakyat). "Nanti tiga bulan pertama tidak usah bayar bunganya. Benefitnya juga kita tingkatkan, minimal 20-30 persen dari harga produksi," ujarnya. (bbn/rls/rob)
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026