Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pasca Erupsi, Transaksi Valuta Asing Meningkat diatas 50%
Jumat, 16 Maret 2018,
12:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar, Transaksi penukaran mata uang asing mengalami peningkatan di atas 50% seiring dengan menggeliatnya sektor pariwisata pasca erupsi Gunung Agung dan penurunan status dari awas menjadi siaga.
[pilihan-redaksi]
Sekretaris Umum Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Bali, Gede Ngurah Ambara Putra, mengatakan mengeliatnya sektor pariwisata di Bali pasca erupsi Gunung Agung, dibarengi juga meningkatnya pendapatan bisnis yang berkaitan dengan sektor pariwisata termasuk Salah satunya adalah valuta asing.
Sekretaris Umum Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Bali, Gede Ngurah Ambara Putra, mengatakan mengeliatnya sektor pariwisata di Bali pasca erupsi Gunung Agung, dibarengi juga meningkatnya pendapatan bisnis yang berkaitan dengan sektor pariwisata termasuk Salah satunya adalah valuta asing.
[pilihan-redaksi2]
"Pasca erupsi Gunung Agung, usaha dibidang valuta asing sudah kembali seperti sediakala (normal transaksinya). Saat erupsi, transaksi di usaha valuta asing sempat berada dibawah 50%, akan tetapi saat ini telah berangsur-angsur meningkat. Bisa dikatakan, telah berada diatas 50%" jelasnya, Jumat (16/3).
"Pasca erupsi Gunung Agung, usaha dibidang valuta asing sudah kembali seperti sediakala (normal transaksinya). Saat erupsi, transaksi di usaha valuta asing sempat berada dibawah 50%, akan tetapi saat ini telah berangsur-angsur meningkat. Bisa dikatakan, telah berada diatas 50%" jelasnya, Jumat (16/3).
Menurutnya, transaksi penukaran sampai saat ini didominasi oleh dolar Amerika (USD), Euro (EUR) dan dolar Australia (AUD), setelah itu baru diikuti mata uang lainnya.
Ambara Putra yang juga Direktur Utama PT. Dirgahayu Valuta Utama, berharap kepada Pemerintah agar penanganan infrastruktur sebagai penunjang pariwisata di Bali bisa terus diperhatikan dan tetap mendukung pariwisata berbasis budaya. (bbn/aga/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026