Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Pasca Erupsi, Transaksi Valuta Asing Meningkat diatas 50%
Jumat, 16 Maret 2018,
12:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar, Transaksi penukaran mata uang asing mengalami peningkatan di atas 50% seiring dengan menggeliatnya sektor pariwisata pasca erupsi Gunung Agung dan penurunan status dari awas menjadi siaga.
[pilihan-redaksi]
Sekretaris Umum Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Bali, Gede Ngurah Ambara Putra, mengatakan mengeliatnya sektor pariwisata di Bali pasca erupsi Gunung Agung, dibarengi juga meningkatnya pendapatan bisnis yang berkaitan dengan sektor pariwisata termasuk Salah satunya adalah valuta asing.
Sekretaris Umum Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Bali, Gede Ngurah Ambara Putra, mengatakan mengeliatnya sektor pariwisata di Bali pasca erupsi Gunung Agung, dibarengi juga meningkatnya pendapatan bisnis yang berkaitan dengan sektor pariwisata termasuk Salah satunya adalah valuta asing.
[pilihan-redaksi2]
"Pasca erupsi Gunung Agung, usaha dibidang valuta asing sudah kembali seperti sediakala (normal transaksinya). Saat erupsi, transaksi di usaha valuta asing sempat berada dibawah 50%, akan tetapi saat ini telah berangsur-angsur meningkat. Bisa dikatakan, telah berada diatas 50%" jelasnya, Jumat (16/3).
"Pasca erupsi Gunung Agung, usaha dibidang valuta asing sudah kembali seperti sediakala (normal transaksinya). Saat erupsi, transaksi di usaha valuta asing sempat berada dibawah 50%, akan tetapi saat ini telah berangsur-angsur meningkat. Bisa dikatakan, telah berada diatas 50%" jelasnya, Jumat (16/3).
Menurutnya, transaksi penukaran sampai saat ini didominasi oleh dolar Amerika (USD), Euro (EUR) dan dolar Australia (AUD), setelah itu baru diikuti mata uang lainnya.
Ambara Putra yang juga Direktur Utama PT. Dirgahayu Valuta Utama, berharap kepada Pemerintah agar penanganan infrastruktur sebagai penunjang pariwisata di Bali bisa terus diperhatikan dan tetap mendukung pariwisata berbasis budaya. (bbn/aga/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1977 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026