Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pastika Berharap Advokat Senior Beri Pembelaan Hukum Gratis Pada Warga Miskin
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Gubernur Bali Made Mangku Pastika berharap para advokat senior di Bali memberikan pembelaan hukum secara gratis pada warga atau orang miskin. Pemberian pembelaan hukum secara gratis bagi warga miskin merupakan bagian dari pelayanan hukum terbaik. Harapan Pastika tersebut terungkap dalam rilis yang diterima redaksi pada Sabtu (24/3)
Menurut Pastika, merupakan sebuah penghinaan kalau orang miskin diberikan pelayanan yang belum baik. Pastika meyakini banyak advokat senior yang mau membela warga miskin secara gratis. “Kita harus membela masyarakat miskin. Kalau tidak itu artinya tidak pro terhadap masyarakat miskin,” kata Pastika.
Pastika khawatir warga miskin datang ke kantor polisi saja takut karena tak ingin berurusan dengan hukum. Kedepan diharapkan adanya peraturan agar orang miskin yang tidak mampu harus didampingi advokat senior.
Sebelumnya Ketua Dewan Pembina Peradi mengusulkan agar Gubernur Bali Made Mangku Pastika bisa diusulkan menjadi anggota kehormatan Peradi. Menurutnya hal ini dimungkinkan dalam AD/ART bagi orang yang memberikan perhatian dan berjasa dalam penegakan hukum.[bbn/rls/mul]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2786 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2027 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1968 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1800 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun