Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Joged Bumbung Meriahkan Penutupan Tanah Lot Art and Culture Weekend Event
Minggu, 22 April 2018,
23:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com.Tabanan, Tanah Lot Art and Culture (TLAC) Weekend Event yang berlangsung selama tiga hari dari jumat (20/4) sampai minggu (22/4), secara resmi ditutup oleh Wakil Ketua Umum III Badan DTW Tanah Lot, yang juga Bendesa Adat Beraban, I Made Sumawa didampingi Manajer DTW Tanah Lot, I Ketut Toya Adnyana, mnggu (22/4/2018) malam. Pada puncak event yang berlangsung selama tiga hari ini ditutup dengan penampilan joged bumbung mebarung.
[pilihan-redaksi]
Selama event berlangsung selama tiga hari, para wisatawan yang berkunjung ke DTW Tanah Lot disuguhi oleh pergelaran seni lokal khas Tabanan. Selain itu, para pengunjung juga bisa menikmati spot selfie yang telah disediakan dengan sinar lampu kerlap-kerlip dari laser dengan berbagai visual membuat pengunjung yang lewat ingin mengabadikan foto. Tak hanya itu laser live yang ditampilkan juga tampak memukau. Tanah Lot Art and Culture weekend event juga dimeriahkan dengan coffee festival dengan menghadirkan kopi hasil BUMDes diantaranya Kopi Celepuk Jatiluwih, Sri Sedana Munduk Temu, Batu Sari Batungsel, Tugu Sari Pajahan, Bumdes Pujungan.
Selama event berlangsung selama tiga hari, para wisatawan yang berkunjung ke DTW Tanah Lot disuguhi oleh pergelaran seni lokal khas Tabanan. Selain itu, para pengunjung juga bisa menikmati spot selfie yang telah disediakan dengan sinar lampu kerlap-kerlip dari laser dengan berbagai visual membuat pengunjung yang lewat ingin mengabadikan foto. Tak hanya itu laser live yang ditampilkan juga tampak memukau. Tanah Lot Art and Culture weekend event juga dimeriahkan dengan coffee festival dengan menghadirkan kopi hasil BUMDes diantaranya Kopi Celepuk Jatiluwih, Sri Sedana Munduk Temu, Batu Sari Batungsel, Tugu Sari Pajahan, Bumdes Pujungan.
[pilihan-redaksi2]
Pada kesempatan tersebut Wakil Ketua Umum III Badan DTW Tanah Lot, I Made Sumawa mengatakan, Tanah Lot Art and Culture Weekend Event yang berlangsung selama tiga hari ini, merupakan event yang sangat positif. Selain untuk menambah kunjungan wisatawan ke Tanah Lot juga sebagai bentuk pelestarian seni budaya bali. Selain itu juga melalui event yang digelar oleh DTW Tanah Lot ini mampu mengangkat derajat Kepariwisataan yang ada di Bali. "Ini sangat positif, dimana event merupakan suatu event yang mampu mengangkat derajat kepariwisataan yang ada di Bali, salah satunya DTW Tanah Lot," ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut Wakil Ketua Umum III Badan DTW Tanah Lot, I Made Sumawa mengatakan, Tanah Lot Art and Culture Weekend Event yang berlangsung selama tiga hari ini, merupakan event yang sangat positif. Selain untuk menambah kunjungan wisatawan ke Tanah Lot juga sebagai bentuk pelestarian seni budaya bali. Selain itu juga melalui event yang digelar oleh DTW Tanah Lot ini mampu mengangkat derajat Kepariwisataan yang ada di Bali. "Ini sangat positif, dimana event merupakan suatu event yang mampu mengangkat derajat kepariwisataan yang ada di Bali, salah satunya DTW Tanah Lot," ungkapnya.
Pada hari ketiga Tanah Lot Art and Culture Weekend Event Pada pagi hari sampai sore hari menyuguhkan penampilan baleganjur, barong bangkung suralaga, barong bangkung pejaten, dan rejang renteng. Dimana para pengunjung baik wisatawan domestik maupun manca negara sangat antusias dengan penampilan seni yang disuguhkan pada event tersebut.
Sedangkan pada puncak acara penutupan ditampilkan kesenian joged bumbung mebarung, dari sekaa Sekar Pelangi, Desa selanbawak, Kecamatan Marga dan sekaa Raga Setuti dari Desa Yeh Malet Kaja, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, dengan menampilkan enam orang penari. Lemah gemulai dari penampilan para penari joged bumbung memukau ratusan pengunjung yang menonton. Dimana pada kesempatan tersebut para penonton yang ngibing diberikan sovenir oleh panitia. Suasana kemeriahan terlihat dengan penampilan hiburan rakyat tersebut, serta para pengunjung juga dibuat tertawa dengan gaya kocak dari para pengibing joged. (bbn/adv/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026