Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Dapur Umum Hanya Membantu, Bukan Total Siapkan Kebutuhan Pengungsi
Penjelasan Dinsos Karangasem Terkait Pengungsi Dijatah Makan Sehari Sekali
Jumat, 6 Juli 2018,
16:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com,Karangasem. Terkait aduan para pengungsi di UPT Pertanian Rendang yang mengatakan mendapatkan jatah nasi bungkus sekali dalam sehari dari dapur umum, Kepala Dinas Sosial Karangasem, Puspa Kumari mengatakan sebenarnya Dari Dinas Sosial per tanggal 3 Juli 2018 pagi sudah langsung mendistribusikan logistik ke seluruh kecamatan yang terdapat pengungsi.
[pilihan-redaksi]
Ia bahkan menyerahkan bukti-bukti berupa photo saat melakukan distribusi (dropping) logistik tersebut. Setelah distribusi ke setiap kecamatan, nantinya kebijakan pihak kecamatan yang kemudian mendistribusikan ke setiap pos-pos pengungsian yang ada. Sesuai dengan hasil rapat bahwa para pengungsi nantinya akan diarahkan untuk membuat dapur mandiri di masing-masing pos pengungsian dan hal itu sudah berjalan sejak tanggak 3 Juli 2018 lalu.
Ia bahkan menyerahkan bukti-bukti berupa photo saat melakukan distribusi (dropping) logistik tersebut. Setelah distribusi ke setiap kecamatan, nantinya kebijakan pihak kecamatan yang kemudian mendistribusikan ke setiap pos-pos pengungsian yang ada. Sesuai dengan hasil rapat bahwa para pengungsi nantinya akan diarahkan untuk membuat dapur mandiri di masing-masing pos pengungsian dan hal itu sudah berjalan sejak tanggak 3 Juli 2018 lalu.
Sementara untuk Dapur umum sendiri hanya bersifat tambahan yang tujuannya untuk membantu mengantisipasi mobilitas pengungsi yang saat itu masih tinggi bukan untuk menyiapkan total kebutuhan pengungsi, sehingga sementara para pengungsi memasak di dapur mandiri, dapur umum bertugas membantu kebutuhan makanan pengungsi yang baru datang karena mobilitas pengungsi saat itu sangat tinggi.
[pilihan-redaksi2]
"Dapur umum itu hanya tanbahan untuk membantu saja itupun hanya dua hari pada tanggal 3 dan 4 lalu tujuannya untuk mengantisipasi mobilitas para pengungsi yang masih tinggi," kata Puspa Kumari ketika dikonfirmasi, Jumat (06/07).
"Dapur umum itu hanya tanbahan untuk membantu saja itupun hanya dua hari pada tanggal 3 dan 4 lalu tujuannya untuk mengantisipasi mobilitas para pengungsi yang masih tinggi," kata Puspa Kumari ketika dikonfirmasi, Jumat (06/07).
Selain itu menurut Puspa Kumari, terjadinya miskomunikasi tersebut juga kemungkinan disebabkan oleh data pengungsi yang selalu berubah - ubah, seperti pengungsi yang pulang di pagi hari kemudian kembali di sore hari, ada juga banjar yang belum daftar menampung pengungsi dan yang sering ditemukan para pengungsi juga seringkali berpindah pindah tempat tanpa sepengetahuan dari petugas sehingga data pengungsi untuk keperluan penyaluran logistik menjadi tidak akurat. (bbn/igs/rob)
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3775 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1716 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026