Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ayu Pastika Ingatkan Desainer Gunakan Bahan Tekstil Tradisional
Minggu, 8 Juli 2018,
18:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Sejalan dengan tren busana yang begitu dinamis, Ayu Pastika kembali mengingatkan agar para desainer tetap mengutamakan penggunaan bahan tekstil tradisional Bali dalam merancang karya-karya mereka. Karena Bali memiliki jenis tenun tradisional yang begitu beragam seperti endek, songket dan rangrang. Selain pemilihan bahan, model busana tetap harus mengedepankan etika, kesopanan dan kaidah berbusana yang mencerminkan Budaya Bali.
[pilihan-redaksi]
Hal itu dikatakan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan (TP PKK) Provinsi Bali Ayu Pastika saat menghadiri kegiatan Workshop Busana Bali dan Modifikasi yang digelar serangkaian perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB) XL Tahun 2018, Minggu (8/7). Workshop kali ini secara khusus membahas tentang Busana Adat Pengantin Bali dengan pembicara desainer kenamaan Tjok. Gde Abinanda Sukawati atau yang akrab dengan panggilan Tjok Abi.
Hal itu dikatakan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan (TP PKK) Provinsi Bali Ayu Pastika saat menghadiri kegiatan Workshop Busana Bali dan Modifikasi yang digelar serangkaian perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB) XL Tahun 2018, Minggu (8/7). Workshop kali ini secara khusus membahas tentang Busana Adat Pengantin Bali dengan pembicara desainer kenamaan Tjok. Gde Abinanda Sukawati atau yang akrab dengan panggilan Tjok Abi.
Ditemui di sela-sela kegiatan workshop, Ayu Pastika manyampaikan bahwa dewasa ini desain Busana Adat Pengantin Bali mengalami perkembangan yang begitu dinamis dan makin beragam. Tak hanya bertahan dengan desain busana yang monoton, belakangan ini bermunculan busana modifikasi yang menambah marak karya desain Busana Pengantin Bali.
Ayu Pastika berharap, pelaksanaan workshop dapat meningkatkan pemahaman TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali tentang penggunaan busana tradisional Pengantin Bali. Selanjutnya mereka diminta mengikuti kegiatan ini dengan baik dan mensosialisasikan apa yang diperoleh dalam kegiatan workshop kepada kader dan masyarakat di lingkungannya.
[pilihan-redaksi2]
Sementara itu, Tjok Abi menerangkan bahwa modifikasi pada busana pengantin Bali bersifat fleksibel. Namun pria kelahiran 13 Januari 1968 ini sependapat jika modifikasi busana pengantin tetap harus memperhatikan etika dan estetika. Lebih dari itu, dia menekankan agar rancangan busana mengutamakan pemakaian bahan tenun tradisional seperti endek.
Sementara itu, Tjok Abi menerangkan bahwa modifikasi pada busana pengantin Bali bersifat fleksibel. Namun pria kelahiran 13 Januari 1968 ini sependapat jika modifikasi busana pengantin tetap harus memperhatikan etika dan estetika. Lebih dari itu, dia menekankan agar rancangan busana mengutamakan pemakaian bahan tenun tradisional seperti endek.
Memeriahkan pelaksanaan workshop, pria yang terkenal dengan penggunaan kain poleng dalam desain busananya ini juga menampilkan sejumlah koleksi rancangannya. Busana rancangan Tjok Abi dibawakan oleh Puteri Bali 2018 AA. Ayu Mirah Cynthia Dewi, Runner Up I Puteri Bali 2018 Shelviana Tjandra dan Putri Favorit 2017 Nadya Pradnyagita. Selain itu, ditampilkan pula peragaan busana pengantin yang menjadi ciri khas kabupaten/kota se-Bali. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026