Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
BNPB Terapkan Jitu Pasnas Sebagai Upaya Rehabilitasi Pasca Bencana
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerapkan Pengkajian Kebutuhan Pasca bencana (Jitu Pasnas) sebagai salah satu upaya rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana yang lebih baik. Dalam upaya penerapan Jitu Pasnas, BNPB bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Karangasem menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana di Taman Ujung Resort pada hari Senin (9/7)
Direktur Penilaian Kerusakan, Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Tetty Saragih, Ak menjelaskan bahwa penanggulangan bencana harus dilakukan dengan prinsip dasar membangun yang lebih baik dan pengurangan risiko bencana. Selanjutnya diwujudkan dalam bentuk Rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.
Lebih lanjut Tetty Saragih mengungkapkan pengkajian ini merupakan instrument yang dapat digunakan oleh pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menetapkan kebijakan program maupun kegiatan rehabilitasi dan rekontruksi. Dimana semuanya berlandaskan pada informasi yang akurat dari para pihak yang terdampak bencana, dalam bentuk dokumen rencana aksi.
Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi Bali I Made Rentin menjelaskan jika bimtek ini sangat strategis, sebagai upaya peningkatan kapasitas SDM aparatur yang menangani atau bertugas di bidang rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Bimtek membahas 5 (lima) sektor yaitu ekonomi produktif, sosial, infrastruktur, permukiman, dan lintas sektor.
Sedangkan Panitia Pelaksana Bimtek Ati Setiawati menyampaikan BNPB berharap agar pihak-pihak yang terlibat dalam Jitu Pasna dapat menerapkan pengkajian sesuai mekanisme kerja yang benar dan pelaksanaannya dapat menjadi sangat praktis sesuai kriteria, prinsip dasar, kebijakan, strategi, tata cara pelaksanaan, pelaksanaan, pengendalian dan penyajian atau pelaporan. Bimtek bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagi peserta pemangku kepentingan tentang beberapa pedoman terkait rehabilitasi dan rekonstruksi dalam penanggulangan bencana dan pengetahuan dalam menyelenggarakan Jitu Pasna sampai dengan menghasilkan dokumen kajian kebutuhan pasca bencana sebagai dasar utama penyusunan rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi.[bbn/rls/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun