Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kendala Penyeberangan, Suwirta Instruksikan Dishub Koordinasi dengan KSOP Nusa Penida
Sabtu, 21 Juli 2018,
23:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Terkait cuaca buruk yang menyebabkan aktivitas penyeberangan mengalami kendala, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memerintahkan kepada Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung I Nyoman Sucitra dan Kepala UPT Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nusa Penida Made Oka dan OPD terkait agar langsung berkoordinasi dengan pihak Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbay dan Benoa.
[pilihan-redaksi]
Hal ini dilakukan agar aktivitas penyeberangan dari dan ke Nusa Penida ada pemberitahuan mengenai penundaan sesuai dengan situasi riil di lapangan, agar bisa lebih disikapi karena surat itu sifatnya "Penundaan" bukan "Penutupan".
Hal ini dilakukan agar aktivitas penyeberangan dari dan ke Nusa Penida ada pemberitahuan mengenai penundaan sesuai dengan situasi riil di lapangan, agar bisa lebih disikapi karena surat itu sifatnya "Penundaan" bukan "Penutupan".
“Lakukan Koordinasi secara terus menerus, dengan pihak terkait, terkait jalur transportasi dari dan ke Nusa Penida”, ujar Bupati Suwirta dalam memimpin rapat mengenai keluarnya surat bernomor : HM.103/01/07/KSOP.Pbi-2018 mengenai pemberitahuan penundaan operasional fastboat pada tanggal 21 sampai dengan 25 Juli 2018, yang dikeluarkan pihak KSOP Kelas IV Padangbai bersama Instansi terkait bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, pada Sabtu (21/7).
[pilihan-redaksi2]
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung melaporkan dalam menghadapi situasi seperti ini, Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Perhubungan terus melakukan koordinasi untuk memberikan ekstra perjalanan untuk kapal roro. Hal ini dilakukan, mengingat kapal roro yang selama ini digunakan melayani masyarakat dengan rata-rata jumlah penumpang yang memakai kapal Roro mencapai 400 orang perharinya dan disamping itu, Kapal Roro saat ini sangat diperlukan untuk pengiriman barang-barang pokok kebutuhan masyarakat Nusa Penida.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung melaporkan dalam menghadapi situasi seperti ini, Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Perhubungan terus melakukan koordinasi untuk memberikan ekstra perjalanan untuk kapal roro. Hal ini dilakukan, mengingat kapal roro yang selama ini digunakan melayani masyarakat dengan rata-rata jumlah penumpang yang memakai kapal Roro mencapai 400 orang perharinya dan disamping itu, Kapal Roro saat ini sangat diperlukan untuk pengiriman barang-barang pokok kebutuhan masyarakat Nusa Penida.
Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nusa Penida Made Oka menyarankan Pemkab Klungkung untuk menggunakan sistem buka tutup, dalam artinya buka, apabila cuaca dan gelombang air laut dalam kondisi baik, maka aktivitas penyeberangan dari dan ke Nusa Penida diperbolehkan untuk beroperasi, tutup, apabila cuaca buruk, maka pelayaran menuju dan ke Nusa Penida ditunda menunggu kondisi cuaca membaik. (bbn/rlsklk/rob)
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026