Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Tari di Bali Tak Sekadar Pertunjukkan Hiburan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Tari bagi masyarakat Bali bukanl sekadar pertunjukan sekuler dan hiburan. Tari di Bali juga erat hubunganya dengan dengan upacara keagamaan maupun penangkal sihir atau bala penyakit. Hal tersebut terungkap dalam sebuah Jurnal Pengetahuan Dan Pemikiran Seni, volume 1, Nomor 2 tahun 2000.
Dalam artikel berjudul “Tari Bali : Sebuah Telaah Historis” yang ditulis oleh V Eny Iryani diungkapkan bahwa beberapa tari Bali merupakan tari yang bersifat sakral. Tari yang bersifat sacral memiliki dinamika musik yang mengalun cepat, dari lembut mendadak keras atau sebaliknya. Ditambah getaran tubuh, tangan atau jari dan lemparan bola mata penari ke kiri dan ke kanan mengikuti hentakan kendang, membuat tari ini terkesan angker.
Dalam artikel tersebut diungkapkan bahwa Bali merupakan museum hidup jaman Hindu-Jawa, karena di Balil sebagain besar unsur Hindu masih hidup bahkan merasuki kesenian. Hingga Cavarrubias, seornag ahli kebudayaan asal Cuba yang pernah hidup cukup lama di Bali, mengatakan bahwa Bali bagaikan dunia tersendiri yang terpisahkan dari dunia lain karena keistimwaannya.
Salah satu tari Bali yang amat angker di Bali dan diduga peninggalan kebudayaan pra-Hindu adalah tari Barong. Barong adalah binatang mitologi yang dianggap sebagai pelindung. Jika dilihat dari bentuk tapel-tapel Barong yang dijumpai di Bali, nampak adanya perpaduan antara kebudayaan Hindu dengan kebudayaan Bali Kuna.
.Barong diwujudkan dalam bentuk-bentuk binatang berkaki empat. Hampir semua topeng binatang di Bali disebut barong. Terdapat bermacam-macam barong yang dijumpai di Bali, seperti barong Macan, Barong Bangkal, Barong Anjing, Barong Gajah, Barong Sapi, dan lain-lainnya.[bbn/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan