Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kepemilikan Kokain, WNA Asal Australia Mengaku Untuk Konsumsi Sendiri
Jumat, 10 Agustus 2018,
07:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Badung. Ditanya tentang kepemilikan kokain dalam jumlah yang banyak, Warga Negara Asing (WNA) asal Australia, Johnsson Brendon Luke alias Brendon yang fasih berbahasa Indonesia ini berdalih untuk konsumsi sendiri dan sebagian diberikan kepada tersangka Bena karena kasihan sedang hamil.
[pilihan-redaksi]
“Saya membantunya karena kasihan sedang hamil dan suaminya berada di Jakarta,” ucapnya dengan wajah ditutupi sebo dan kedua tangan diborgol saat rilis Polresta Denpasar, Kamis (9/8).
“Saya membantunya karena kasihan sedang hamil dan suaminya berada di Jakarta,” ucapnya dengan wajah ditutupi sebo dan kedua tangan diborgol saat rilis Polresta Denpasar, Kamis (9/8).
Sebelumnya, dari keterangan Polresta Denpasar Brendon (43) yang sudah 4 tahun tinggal di Bali ini nekat berjualan kokain bersama kekasihnya, Remi (43) dan temannya Bena Livia (20). Ketiganya ditangkap secara terpisah oleh anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar, Sabtu (4/8) lalu, dengan barang bukti 13 paket kokain seberat 11,6 gram siap edar.
Menurut Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo, Brendon, Remi dan Bena merupakan jaringan narkoba yang sudah beroperasi sejak 5 tahun lalu. Ketiganya ditangkap terpisah diawali penangkapan tersangka Bena Livia, yang bekerja sebagai pelayan restoran.
Perempuan asal Padang Sumatera Barat yang kebetulan sedang hamil 5 bulan ini dibekuk di rumah kosnya di Jalan Intan Permai, Kerobokan, Kuta Utara, Sabtu (4/8) sekitar pukul 20.00 Wita. “Rumah kosnya kami geledah dan ditemukan kokain seberat 2,98 gram di celana yang dipakainya dan dipembungkus pembalut serta di bantal,” ujar Kombes Hadi, Kamis (9/8).
Hasil interograsi, tersangka Bena mengaku kokain tersebut diperoleh dari tersangka Remi, yang sehari sebelum ditangkap, bertransaksi di Jalan Camplung Tanduk, Seminyak, Kuta. Bena mengaku membeli kokain dari Remi sebesar Rp 12 juta dan dibayar setelah habis terjual.
[pilihan-redaksi2]
Polisi akhirnya bergerak ke rumah kos tersangka Remi di jalan Mataram Kuta dan menangkapnya sekitar pukul 23.00 Wita. “Di rumah kos itu ada Brendon dan kami temukan kokain seberat 11,6 gram,” beber Kombes Hadi.
Polisi akhirnya bergerak ke rumah kos tersangka Remi di jalan Mataram Kuta dan menangkapnya sekitar pukul 23.00 Wita. “Di rumah kos itu ada Brendon dan kami temukan kokain seberat 11,6 gram,” beber Kombes Hadi.
Pada pemeriksaan, bule asal Austalia yang bekerja sebagai desainer/arsitek villa dan tinggal di Jalan Tunjung Mekar, Kerobokan, Badung, mengaku kokain dibeli dari pria lokal bernama Made. Ia mengatakan transaksi dilakukan di seputaran jalan Legian Kuta, sehari sebelum ditangkap.
Sebenarnya, total kokain yang dibeli Brendon dan Made seberat 14,6 gram seharga Rp 40 juta dan kemudian dipecah lagi menjadi beberapa paket untuk dijual. “Kalau kokain habis dijual tersangka mendapat untung Rp 11 juta,”beber mantan Kapolres Gianyar ini. (bbn/Spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026