Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Prosesi Diguyur Hujan, Pastika Beri Pujian Peserta Upacara dan Paskibraka
Sabtu, 18 Agustus 2018,
11:41 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Upacara penurunan bendera pusaka dalam rangka HUT Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia terasa berbeda karena selama prosesi Lapangan Puputan Niti Mandala Renon, Denpasar diguyur hujan, Jumat (17/8). Meski demikian, hal itu tidak menyurutkan semangat para peserta untuk mengikuti detik-detik penurunan bendera dengan khidmat.
[pilihan-redaksi]
Hal itu menuai pujian dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat memberikan sambutan dalam acara ramah tamah setelah upacara penurunan bendera. Apresiasi Dia sampaikan terutama kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang telah berlatih selama berbulan-bulan dan telah menyelesaikan tugasnya hari ini dalam upacara pengibaran bendera serta penurunan bendera.
Hal itu menuai pujian dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat memberikan sambutan dalam acara ramah tamah setelah upacara penurunan bendera. Apresiasi Dia sampaikan terutama kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang telah berlatih selama berbulan-bulan dan telah menyelesaikan tugasnya hari ini dalam upacara pengibaran bendera serta penurunan bendera.
“Ini bukan akhir, ini adalah awal pengabdian kalian, teruslah bekerja keras, teruslah berkarya untuk Indonesia, berlatih dengan giat mengisi kemerdekaan,” ujarnya saat ramah tamah yang juga dihadiri oleh Ny. Ayu Pastika, Pimpinan DPRD Prov Bali, Forkompimda Prov Bali, Jajaran pejabat di lingkungan pemprov Bali beserta masyarakat.
Lebih jauh Ia mengatakan semangat yang tadi ditunjukkan saat upacara merupakan cerminan semangat para pejuang kemerdekaan yang pantang menyerah dalam situasi apa pun. Untuk itu Ia mengharapkan semua hadirin untuk terus berjuang mengisi kemerdekaan.
[pilihan-redaksi2]
Perjuangan menurutnya bukan hanya bertempur di medan peperangan, namun lebih dari itu, mengisi kemerdekaan juga harus dengan berjuang, berjuang memajukan bangsa serta berjuang terlepas dari jurang kemiskinan dan kebodohan. “Kemerdakaan ini tidak gratis, semua ini dibayar dengan nyawa para pahlawan, jadi jangan sia-siakan semua ini. Isi kemerdekaan dengan semangat, giat bekerja. Warisilah semangat perjuangan para pahlawan, jangan abunya,” tegasnya.
Perjuangan menurutnya bukan hanya bertempur di medan peperangan, namun lebih dari itu, mengisi kemerdekaan juga harus dengan berjuang, berjuang memajukan bangsa serta berjuang terlepas dari jurang kemiskinan dan kebodohan. “Kemerdakaan ini tidak gratis, semua ini dibayar dengan nyawa para pahlawan, jadi jangan sia-siakan semua ini. Isi kemerdekaan dengan semangat, giat bekerja. Warisilah semangat perjuangan para pahlawan, jangan abunya,” tegasnya.
Selain itu Pastika juga menyatakan, melalui semangat perjuangan, masyarakat Bali juga tetap bekerja keras membangun Bali. Karena menurutnya, dengan semangat itu, maka Bali yang Maju, Aman, Damai dan Sejahtera bisa terwujud.
Sebelumnya, Pastika berkesempatan menjadi inspektur upacara dalam upacara penurunan bendera pusaka tepat pukul 17.00 Wita. Upacara yang dikomandani oleh AKBP Rizal Faizal, S.I.K., M.M, Kaden A Pelopos Satbrob Polda Bali, berjalan dengan khidmat meskipun di tengah guyuran hujan. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4638 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2602 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2258 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026