Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Disodorkan Bukti, Pelaku Pencabulan Anak SD Tidak Bisa Mengelak
Minggu, 9 September 2018,
22:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Pelaku pencabulan anak SD berinisial Putu ASD (8) yang tinggal di seputaran Jalan Imam Bonjol Gang Marga Ayu Pemecutan, Denpasar Barat (Denbar) sempat membantah yang disangkakan tetapi akhirnya tidak bisa mengelak dari brang bukti yang disodorkan di lapangan.
[pilihan-redaksi]
Dalam penyelidikan kasus pelecehan seksual terhadap seorang bocah SD, berinisial Putu ASD (8) yang tinggal di seputaran Jalan Imam Bonjol Gang Marga Ayu Pemecutan, Denpasar Barat (denbar), diungkap Tim Resmob Polresta Denpasar.
Dalam penyelidikan kasus pelecehan seksual terhadap seorang bocah SD, berinisial Putu ASD (8) yang tinggal di seputaran Jalan Imam Bonjol Gang Marga Ayu Pemecutan, Denpasar Barat (denbar), diungkap Tim Resmob Polresta Denpasar.
Sehari kasusnya dilaporkan oleh ibu korban berinisial RS (34), Sabtu (1/9), polisi membekuk tersangka berinisial DH (40) di rumah kosnya di TKP. Menurut Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta, tersangka Dedy Hidayat dibekuk di rumah kosnya Minggu (02/9), usai pulang ke rumah kosnya di Jalan Imam Bonjol Gang Marga Puri Ayu Pemecutan, Denpasar Barat.
Pekerja serabutan itu tidak menyangka polisi menyanggong kamar kosnya dan kemudian menggeledah untuk mencari barang bukti. “Pelaku kami tangkap setelah dilaporkan oleh pihak keluarga korban,” jelas Kompol Arta di Mapolresta Denpasar, Minggu (9/9).
Pada saat pemeriksaan, pria berusia 40 tahun itu awalnya membantah mencabuli korban dengan cara memasukkan jari jemarinya ke kemaluan korban. Namun setelah dikonfrontir dengan bukti-bukti di lapangan, tersangka akhirnya tidak bisa mengelak.
Dalam pengakuan tersangka ke penyidik, ia melakukan perbuatan bejat itu setelah melihat korban sendirian bermain di halaman rumah kos di TKP. Sementara ibu korban saat itu sedang tidak berada di kamar kos. Setelah melihat korban, Putu ASD, muncul hasrat pelaku untuk mencabuli korban.
[pilihan-redaksi2]
Tersangka yang bekerja serabutan itu pura-pura mengajak korban bermain dan kemudian membawanya ke kamarnya. Di kamar tersebut korban memasukkan jari jemarinya ke kemaluan korban hingga korban merasakan sakit dan perih. “Pelaku mengaku baru sekali melakukannya,” ungkap mantan Kasatreskrim Polres Jembrana ini.
Tersangka yang bekerja serabutan itu pura-pura mengajak korban bermain dan kemudian membawanya ke kamarnya. Di kamar tersebut korban memasukkan jari jemarinya ke kemaluan korban hingga korban merasakan sakit dan perih. “Pelaku mengaku baru sekali melakukannya,” ungkap mantan Kasatreskrim Polres Jembrana ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pelajar SD berinisial Putu ASD menjadi korban pelecehan seksual di rumah kosnya di seputaran Jalan Imam Bonjol Gang Marga Ayu, Pemecutan Denbar, pada Sabtu (01/9) sekitar pukul 17.00 Wita. Kepada orang tuanya, bocah perempuan ini mengaku kemaluannya sakit dan perih karena dimasukin jari jemari oleh tetangga kosnya, DH. Tidak terima anaknya dicabuli, ibu korban RS melaporkannya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Denpasar. (bbn/Spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026